Langit Kusam Jakarta di Unggahan Chelsea dan AC Milan Disorot Netizen

Share

Unggahan foto dua klub sepak bola top Eropa, Chelsea dan AC Milan, mendadak menjadi bahan perbincangan hangat warganet di media sosial. Visual latar belakang Kota Jakarta yang tampak abu-abu dan kusam memicu tanggapan tajam terkait kondisi polusi udara di Ibu Kota.

Pertandingan uji coba bertajuk Indonesia Super Cup 2026 tersebut digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan. Pada laga yang berlangsung Sabtu (8/8), Chelsea berhasil mengamankan kemenangan 3-0 atas AC Milan.

Namun, perhatian publik justru teralih pada kondisi visual latar kota yang diunggah akun resmi kedua tim. Dilansir dari Detik Health, sejumlah warganet menyampaikan kekecewaan dan sindiran atas paparan polusi udara yang tertangkap kamera media internasional tersebut.

"Liat footage Chelsea dan Milan di Jakarta. Dua-duanya nampilin langit Jakarta yang kusam, abu-abu parah. Agak malu sih. Polusi Jakarta flexing di kamera klub internasional," tulis akun txtdari** dikutip Senin (10/8/2026).

"Gara-gara polusi udara, feeds ig Chelsea yang estetik jdi kusam," tulis akun lainnya.

"Pemain british kaget nyampe sini kok mendung jg kek di kampung halaman, tp kok yg ini bikin sesek napas," tambah akun lain.

Tampilan langit abu-abu di Jakarta bukanlah fenomena baru bagi warga setempat. Parameter kualitas udara di kawasan Ibu Kota tercatat kerap berada pada kategori tidak sehat bagi aktivitas masyarakat.

Data IQ Air pada Senin (10/8) pukul 11.00 WIB mencatat indeks kualitas udara Jakarta berada di angka 165. Indikator tersebut bahkan sempat melonjak hingga 170 dengan konsentrasi PM 2.5 mencapai angka 76.

Risiko Dampak Kesehatan

Tingkat pencemaran udara yang tinggi dapat memicu berbagai gangguan medis pada tubuh manusia. Kementerian Kesehatan RI merinci beberapa dampak kesehatan yang berpotensi timbul akibat paparan polusi udara jangka panjang maupun pendek:

Masyarakat dapat mengalami iritasi atau gangguan pada organ mata serta peradangan pada saluran hidung. Risiko penyakit pernapasan kronis seperti asma, Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), hingga kanker paru-paru juga meningkat signifikan.

Selain masalah pernapasan, paparan polusi berisiko memicu penyakit kardiovaskular dan kanker kulit. Dampak buruk lainnya mencakup gangguan pada proses kehamilan serta penurunan fungsi kognitif tubuh.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author