George RR Martin Mengaku Ketinggalan Menulis Novel Winds of Winter

Share

Novelis George RR Martin mengisyaratkan kepasrahan terkait keterlambatan penyelesaian novel Winds of Winter melalui unggahan terbaru di blog pribadinya pada 3 Agustus. Penulis serial populer tersebut mengaku terus mengalami ketertinggalan dalam berkarya meski telah dibantu oleh tim asisten pribadi, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Keterlambatan ini berimbas pada ketidakpastian nasib kelanjutan seri buku A Song of Ice and Fire. Padahal, adaptasi layar kaca berupa serial televisi HBO Game of Thrones hingga spin-off House of the Dragon dan A Knight of the Seven Kingdoms telah sukses berkembang menjadi waralaba raksasa.

"Unggahan blog terakhir saya di sini terbit pada 19 Februari. Unggahan-unggahan setelahnya dibuat oleh 'pasukan' andalan saya. Saya beruntung memiliki staf asisten yang hebat namun meski dengan bantuan mereka, saya terus semakin tertinggal," tulis George RR Martin.

Selain kendala teknis penulisan, Martin mengungkapkan bahwa dirinya sedang menghadapi fase berat dalam kehidupan pribadinya. Ia membeberkan tekanan emosional yang dialami akibat kehilangan sejumlah rekan dekat serta kondisi kesehatannya.

"Tahun ini sungguh penuh tekanan, bisa dibilang begitu. Begitu banyak hal yang terjadi sampai rasanya kewalahan. Ada hal-hal hebat dan menggembirakan, mimpi-mimpi yang jadi kenyataan, tapi ada pula mimpi buruk," kata George RR Martin.

Penulis yang melambungkan namanya lewat dunia rekaan Westeros tersebut juga merefleksikan usianya yang telah memasuki masa senja sebagai faktor penghambat produktivitasnya.

"Saya kehilangan teman-teman. Berjuang melawan kesedihan dan depresi. Mungkin hal terburuk belum terjadi. Saya genap berusia 77 tahun September lalu, dan percayalah, menjadi tua itu gak menyenangkan," ungkap George RR Martin.

Di akhir tulisannya, Martin menyampaikan pesan realistis mengenai kapasitas menulisnya di masa depan yang tidak akan seproduktif dulu.

"Begitu banyak hal untuk ditulis, saya akan mencoba mengejar ketertinggalan dan para asisten saya akan membantu. Tapi tulisan saya kemungkinan akan singkat dan terburu-buru," ucap George RR Martin.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author