LINK Group International Hadirkan Inovasi Pemasaran Built-in di TV dan Bioskop

Share

LINK Group International memperkenalkan sebuah inovasi dalam dunia pemasaran yang mengintegrasikan brand secara mulus ke dalam alur cerita program televisi. Metode baru ini menggunakan format Video Chat Message (VCM) yang menampilkan brand melalui adegan video call para karakter, bukan iklan tradisional yang memotong tayangan.

Format ini telah diaplikasikan dengan melibatkan sejumlah artis ternama Indonesia seperti Chicco Jerikho, Titi Kamal, dan Ririn Dwi Ariyanti dalam sinetron Asmara Gen Z. Pendekatan ini memungkinkan interaksi brand dengan cerita tanpa mengganggu pengalaman menonton.

Nadya Yapto, Group Chief Marketing Officer LINK Group International, mengungkapkan bahwa konsep pemasaran built-in ini awalnya dipandang ragu oleh banyak pihak, namun justru berhasil membuktikan efektivitasnya dalam menjaga ekuitas brand jangka panjang.

"Dulu, di era placement tradisional, kami menyisipkan brand campaign langsung ke dalam alur cerita entertainment. Banyak yang bilang tidak akan berhasil, dan ternyata berhasil. Itulah yang memperkuat filosofi built-in yang kami yakini sejak awal," ujar Nadya.

CEO LINK Group International, Irsan Yapto, menambahkan bahwa keberanian dalam berinovasi menjadi pembeda utama perusahaan mereka di tengah disrupsi industri periklanan.

"Berbekal keberanian yang kami pegang sejak awal, kami terus berusaha untuk tidak sekadar bertahan, tapi juga berkembang, bahkan ketika itu berarti kami harus berani mentransformasi strategi bisnis kami sendiri," tutur Irsan.

Keberhasilan model built-in marketing ini membawa LINK Group menembus pasar premium global dengan portofolio yang meliputi serial drama Korea populer seperti Taxi Driver 3 dan Phantom Lawyer.

Di dalam negeri, LINK Group melalui unit bisnis Link Media resmi menjadi agensi eksklusif Cinema XXI. Mereka mengelola seluruh solusi periklanan di jaringan bioskop tersebut, mulai dari iklan on-screen, off-screen, hingga konten khusus yang disesuaikan.

Perusahaan juga berambisi memperluas ekspansi ke pasar regional seperti Tiongkok dan Vietnam sebagai bagian dari upaya menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan, sejalan dengan tema ulang tahun mereka, "LINK to the World."

Strategi pemasaran yang inovatif dan adaptif ini menegaskan posisi LINK Group International sebagai salah satu pelopor transformasi periklanan yang menggabungkan kreativitas dan teknologi demi pengalaman konsumen yang lebih baik, sebagaimana dikutip dari Detik iNET.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author