BPS Catat Angka Pengangguran Mei 2026 Turun Jadi 4,65 Persen
Tingkat Pengangguran Terbuka di Indonesia pada Mei 2026 menyentuh angka 4,65 persen atau menyusut 0,03 persen poin dibandingkan Februari 2026. Data capaian penurunan angka pengangguran tersebut dilaporkan oleh Badan Pusat Statistik di Jakarta pada Rabu, 5 Agustus 2026, sebagaimana dilansir dari Detik Finance. Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS M.
Edy Mahmud menjelaskan bahwa capaian angka TPT pada Mei 2026 tersebut menorehkan rekor baru dalam beberapa dekade terakhir. "Jadi pengangguran Mei 2026 ini sebesar 4,65% merupakan TPT terendah sejak tahun 1994. Jadi sejak 1994, karena pada tahun 1994 berdasarkan berdasar Sakernas bulan Agustus kalau tidak salah, Sakernas Agustus, pengangguran itu mencapai 4,36%," ujar Edy.
Rincian data BPS menunjukkan TPT laki-laki tercatat sebesar 4,85 persen atau turun 0,03 persen poin dari Februari 2026. Sementara itu, TPT perempuan berada di angka 4,32 persen setelah mengalami penurunan sebesar 0,04 persen poin pada periode yang sama.
Mengenai keterkaitan penurunan TPT dengan program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis maupun Koperasi Kelurahan/Desa Merah Putih, Edy menegaskan bahwa hubungan langsung belum dapat disimpulkan. Meski begitu, penyerapan tenaga kerja terpantau meningkat di sektor penyediaan makanan dan minuman. "Jadi kalau secara langsung apakah dampak dari dari MBG atau KMP, mungkin tidak bisa dilihat secara langsung, tapi kita bisa melihat adanya peningkatan tenaga kerja pada sektor-sektor yang tadi saya sampaikan seperti penyediaan makan dan minum," ujar Edy.