Alissa Wahid Sebut Polisi Berintegritas Jaga Kepercayaan Publik
Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian Indonesia Alissa Qotrunnada Wahid menegaskan bahwa keberadaan polisi berintegritas menjadi tolok ukur utama untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kepolisian RI. Pernyataan tersebut disampaikannya dalam malam puncak Hoegeng Awards 2026 di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta Selatan, pada Jumat, 31 Juli 2026, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Alissa Wahid, yang juga bertindak sebagai Dewan Pakar Hoegeng Awards sejak gelaran pertama, menguraikan pentingnya integritas bagi tubuh kepolisian.
"Polisi yang berintegritas akan menjadi tolok ukur satuan kerjanya dan integritas institusi kepolisian RI agar kepercayaan rakyat dapat tetep terjaga," kata Alissa Wahid.
Putri Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini mengibaratkan kepercayaan masyarakat seperti oksigen yang sangat krusial bagi kehidupan berbangsa.
"Sebab, kata Stephen Covey, trust is like oxygen. Kepercayaan itu seperti oksigen, ketika ada kita tidak merasakan kehadirannya, tetapi ketika oksigen tidak ada, kita akan sesak napas dan tak dapat bernapas," ucap Alissa Wahid.
Ia menuturkan bahwa jajaran Dewan Pakar menerapkan kehati-hatian ekstra saat menyeleksi seluruh kandidat penerima penghargaan agar mendapatkan figur yang benar-benar tepat.
"Integritas menunjukkan ciri-ciri integritas paripurna. Kejujuran, tanggung jawab, keteguhan, keberanian yang konsisten dalam rekam jejak," ucap Alissa Wahid.
Ia berharap para aparat penegak hukum yang terpilih mampu menjadi penggerak budaya integritas di lingkungan Polri sebagaimana diteladankan oleh sosok Jenderal Hoegeng.
"Di tengah meredupnya cahaya integritas dalam kehidupan kita sebagai bangsa, para penerima Hoegeng Awards menjadi nyala terang harapan bahwa masih banyak aparat penegak hukum yang berintegritas, wabilkhusus, para anggota Kepolisian RI," ujar Alissa Wahid.