Veda Ega Pratama Finis Kedelapan pada Moto3 Catalunya 2026
Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama menembus posisi delapan besar dalam balapan Moto3 Catalunya 2026 di Circuit de Barcelona-Catalunya akhir pekan lalu setelah memulai start dari urutan ke-20.
Pencapaian pembalap Honda Team Asia berusia 17 tahun asal Gunung Kidul tersebut mendapat apresiasi dari media Italia, GP One, karena berhasil menjadi pengendara motor Honda tercepat.
Media Italia GP One mengulas penampilan impresif pembalap muda Indonesia tersebut yang mampu memperbaiki posisinya secara signifikan di lintasan.
"Rookie Pratama juga menjalani balapan yang impresif lagi, finis kedelapan dengan posisi start ke-20 dan menjadi pebalap Honda terbaik pada hari ini," kata GP One dalam ulasannya.
Hingga seri keenam ini, Veda Ega Pratama menempati peringkat kelima klasemen sementara Moto3 2026 dengan mengantongi 58 poin dan menjadi rookie terbaik setelah mencatat lima kali finis 10 besar serta satu podium ketiga di Moto3 Brasil.
Hasil kontras didapatkan oleh pembalap Leopard Racing asal Italia, Guido Pini, yang gagal mendulang poin setelah finis di urutan ke-21 akibat menerima dua kali hukuman long lap penalty karena kontak fisik dan melanggar batas lintasan.
Anak didik mantan manajer Marc Marquez, Emilio Alzamora, tersebut mengaku mengalami balapan yang sangat berat sepanjang 18 putaran setelah kehilangan posisi sejak awal balapan dimulai.
"Akhir pekan ini penuh tantangan sejak awal, dan balapan pun tidak berbeda," kata Pini, melalui laman resmi Leopard Racing.
Pembalap yang sempat menang di GP Amerika ini terlempar dari persaingan poin karena jarak yang melebar akibat hukuman penalti tersebut.
"Saya sudah kehilangan posisi di awal, dan 2 hukuman long lap penalty membuat keadaan semakin sulit," imbuhnya.
Kendati mendapatkan hasil buruk di Catalunya, Guido Pini menyatakan bahwa timnya akan segera mengevaluasi performa motor demi menghadapi balapan selanjutnya.
"Saat ini kami tidak dalam performa terbaik, tetapi saya yakin kami akan menemukan solusinya," ucap Pini.
Pembalap Italia tersebut kini mengalihkan fokus sepenuhnya pada seri balap berikutnya yang akan digelar di Sirkuit Mugello, Italia.
"Saya sudah menantikan balapan di Mugello sejak awal musim karena ini adalah akhir pekan balapan yang sangat penting bagi saya."
Pini menegaskan komitmennya untuk tampil maksimal di hadapan publik sendiri pada seri selanjutnya.
"Kami akan terus bekerja untuk meningkatkan performa, memberikan yang terbaik, dan mencoba meraih hasil yang lebih baik di sana," imbuhnya.