Polda Metro Jaya Tangkap Dua Pelaku Penembakan Pengemudi Ojek di Jakarta Timur
Polda Metro Jaya menangkap dua pelaku pencurian sepeda motor yang menembak pengemudi ojek di Matraman, Jakarta Timur, pada Jumat (24/7) di Lampung Timur, dilansir dari Detikcom.
Kedua pelaku bernama ENR (23) dan RDS (21) ditangkap oleh tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya sekitar pukul 10.00 WIB. ENR berperan sebagai eksekutor yang menembak korban, sementara RDS menjadi pengendara sepeda motor.
Polisi menyita satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver berwarna perak dan satu butir peluru kaliber 9 milimeter yang diduga digunakan untuk penembakan tersebut. Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan dan penyelidikan terkait asal usul senjata serta kemungkinan keterlibatan dalam tindak pidana lain.
Kedua pelaku dijerat Pasal 479 juncto Pasal 17 KUHP tentang percobaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan, kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin.
Peristiwa penembakan bermula pada Sabtu (18/7) sekitar pukul 12.22 WIB di Jalan Salemba Utan Barat, Palmeriam, Matraman, Jakarta Timur. Pemilik motor mendengar suara langkah kaki dan melihat dua orang mencoba mencuri sepeda motornya.
"Selanjutnya, saksi mengetuk pintu dari dalam hingga kedua pelaku melarikan diri. Ketika hendak mengejar, saksi melihat salah satu pelaku mengeluarkan senjata api sehingga memilih mengurungkan niatnya dan berteriak meminta pertolongan," ujar Iman.
Mendengar teriakan 'maling', pengemudi ojek yang menjadi korban mencoba membantu dengan menghadang pelaku. "Salah satu pelaku kemudian melepaskan tembakan yang mengenai paha kanan korban. Setelah itu, kedua pelaku melarikan diri," tambah Iman.
Saksi mata Evi (57) menyatakan saat kejadian korban menunggu penumpang yang membeli obat di lokasi yang cukup ramai. "Jadi (korban) ngalang-ngalangin itu motor malingnya. Pas sudah dihalangi, langsung bunyi, 'dor' tembakan tuh. Saya langsung bilang, lah, ditembak, ditembak," kata Evi.
Evi juga mendengar teriakan 'maling' dari arah Pasar Palmeriam sebelum terdengar suara tembakan. Lebih dari sepuluh warga sempat mengejar kedua pelaku. Korban sempat terbaring dengan luka tembak di paha yang mengeluarkan banyak darah dan kemudian dilarikan ke rumah sakit setelah puskesmas menolak.
Menurut Evi, pelaku menembakkan senjatanya saat mengendarai motor dan melarikan diri ke Jalan Matraman Raya dengan wajah tertutup masker.
Ilham (28), pemilik motor, menceritakan peristiwa itu bermula ketika warga mengejar dua pelaku pencurian motor RX King yang gagal membawa kabur motornya dan kemudian melarikan diri.