BEI Hentikan Perdagangan Saham MLPT Usai Melonjak 410 Persen
Bursa Efek Indonesia menghentikan sementara perdagangan saham PT Multipolar Tbk (MLPT) pada Selasa, 21 Juli 2026. Langkah tegas ini diambil otoritas bursa setelah harga saham emiten tersebut mengalami lonjakan ekstrem hingga 410 persen. Aksi korporasi PT Star Pacific Tbk (LPLI) menjadi pemicu utama di balik lonjakan harga tersebut.
Perusahaan tersebut mencaplok sebanyak 14,76 juta lembar saham MLPT dengan total nilai transaksi mencapai Rp1 triliun. Laporan CNBC Indonesia menegaskan bahwa transaksi berskala besar ini melibatkan entitas asal Singapura. Masuknya dana jumbo tersebut langsung mengubah persepsi para pelaku pasar dalam waktu yang sangat singkat.
Pergerakan harga yang sangat masif memicu kekhawatiran otoritas terhadap keberlanjutan perdagangan yang wajar. BEI akhirnya memutuskan melakukan intervensi guna mencegah fluktuasi liar yang dapat mengganggu stabilitas pasar modal nasional.
Penghentian perdagangan secara mendadak ini berdampak langsung pada likuiditas investor ritel maupun institusi. Para pelaku pasar kini harus menyesuaikan kembali strategi investasi mereka di tengah periode ketidakpastian tersebut. Fenomena pergerakan saham MLPT turut menyedot perhatian masyarakat luas hingga menjadi tren pencarian tertinggi di Google Trends Indonesia. Peristiwa ini mencerminkan tingginya volatilitas yang terjadi di pasar modal tanah air.
Guna mengantisipasi kejadian serupa, otoritas bursa dan pemerintah didesak menerapkan mekanisme pemutus arus perdagangan yang lebih adaptif. Pengawasan ketat serta transparansi real-time dinilai krusial demi menjaga integritas pasar dan kepercayaan pemodal.