Donald Trump Peringatkan Iran Usai Tentara AS Tewas di Yordania
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan peringatan keras kepada pihak Iran bahwa negara tersebut akan menanggung akibat berkali-kali lipat atas gugurnya sejumlah personel militer AS dalam konflik bersenjata, dilansir dari Detikcom pada Selasa (21/7/2026).
Eskalasi pertempuran yang telah berlangsung hampir lima bulan ini mencatat sedikitnya 17 tentara AS tewas. Dua prajurit dipastikan gugur akibat hantaman rudal Iran di pangkalan militer AS di Yordania, sementara satu jenazah lainnya masih menjalani proses pemeriksaan.
Ancaman balasan tersebut disampaikan oleh pimpinan tertinggi Amerika Serikat melalui unggahan di media sosial.
"Setiap kali Iran membunuh tentara Amerika, mereka akan membayar berkali-kali lipat atas pembunuhan tersebut," tulis Trump dalam pernyataan di platform Truth Social miliknya, seperti dilansir Anadolu Agency, Selasa (21/7/2026).
Perintah penindakan tegas tersebut juga telah diteruskan secara resmi kepada jajaran petinggi pertahanan dan militer AS.
"Arahan ini telah disampaikan kepada Menteri Pertahanan Pete Hegseth dan Pemimpin Kepala Staf Gabungan Daniel Caine, serta setiap pemimpin militer," ujarnya.
Ketegangan meningkat seiring bombardir serangan udara militer AS yang berfokus di kawasan selatan Iran. Teheran kemudian membalas dengan meluncurkan gempuran ke berbagai fasilitas serta pangkalan militer yang digunakan pasukan AS di wilayah tersebut.
Departemen Pertahanan AS mengonfirmasi tiga tentaranya tewas sepanjang akhir pekan, meliputi dua personel di Yordania dan satu di Irak utara. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan rudal di Yordania pada Sabtu (18/7).
Periode ini menjadi salah satu masa paling mematikan bagi pasukan AS sejak perang pecah pada Februari lalu, setelah sebelumnya enam tentara gugur di Port Shuaiba, Kuwait pada Maret. Data resmi AS menunjukkan sekitar 430 tentara luka-luka, sementara laporan CBS News menyebut hampir 100 tentara AS mengalami luka-luka sepanjang Juli ini.