BMKG Prakirakan Kepri Berawan dan Berpotensi Hujan Lokal 21 Juli 2026

Share

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Provinsi Kepulauan Riau didominasi berawan hingga berpotensi hujan lokal berintensitas ringan sampai sedang pada Selasa, 21 Juli 2026. Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam melaporkan bahwa kelembaban udara atas yang tinggi serta kemunculan belokan angin atau shearline memicu pembentukan awan hujan di wilayah Kepulauan Riau secara signifikan. Kondisi dinamika atmosfer di Pulau Bintan dan sekitarnya juga menunjukkan adanya konvergensi serta tingginya suplai uap air dengan suhu muka laut hangat berkisar 29–31°C, didukung kelembapan udara atmosfer bawah hingga menengah sebesar 60–100 persen.

“Untuk wilayah Perairan Pulau Bintan, dalam tiga hari ke depan masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang yang bersifat lokal,” sebut Prakirawan BMKG Tanjungpinang Muhammad Fadris Dwiandoko.

Meskipun potensi pembentukan awan Cumulonimbus sedikit terhambat oleh pergerakan angin yang kuat dan kelembapan udara relatif rendah di atmosfer atas, hujan lokal berdurasi singkat yang disertai petir dan angin kencang masih berpeluang terjadi.

Prakiraan Cuaca Kabupaten dan Kota di Kepulauan Riau (21 Juli 2026)
Lokasi Pagi Siang Malam Dini Hari Suhu (°C) Angin (Km/jam)
Kota Batam Berawan Hujan Ringan Cerah Berawan Berawan 25 – 32 Selatan (5 – 10)
Kota Tanjungpinang Berawan Tebal Hujan Ringan Cerah Berawan Cerah Berawan 25 – 32 Selatan (4 – 12)
Kab. Bintan Berawan Tebal Hujan Ringan Cerah Berawan Berawan 26 – 32 Selatan (4 – 10)
Kab. Karimun Hujan Ringan Berawan Cerah Berawan Hujan Ringan 26 – 32 Selatan (6 – 14)
Kab. Lingga Hujan Ringan Cerah Berawan Cerah Berawan Berawan Tebal 25 – 32 Selatan (9 – 17)
Kab. Natuna Hujan Ringan Hujan Ringan Berawan Berawan Tebal 24 – 30 Selatan (6 – 11)
Kab. Anambas Berawan Cerah Berawan Berawan Tebal – 27 – 29 –

Ketinggian gelombang laut di perairan Pulau Bintan diprakirakan berkisar antara 0,1 hingga 1,25 meter yang masuk dalam kategori tenang hingga rendah.

Masyarakat, pengguna transportasi laut, nelayan, serta operator kapal penyeberangan diimbau BMKG untuk tetap mewaspadai perubahan cuaca cepat dan memantau pembaruan informasi melalui saluran resmi BMKG.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author