Harga Emas Antam Hari Ini 18 Juli 2026 Bertahan di Level Rendah Setelah Turun Tajam
Harga emas Antam hari ini Sabtu, 18 Juli 2026 terpantau bertahan di level rendah setelah mengalami kemerosotan tajam pada perdagangan hari sebelumnya sebesar Rp27.000 per gram. Penurunan drastis ini membawa harga logam mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk tersebut ke zona terendahnya dalam beberapa bulan terakhir.
Berdasarkan data resmi dari logammulia.com yang dikutip Kompas pada Sabtu (18/7/2026) pagi, harga pecahan 1 gram emas Antam kini berada di angka Rp2.606.000. Pelemahan ini beriringan dengan nilai aksi jual kembali atau buyback oleh investor yang juga ambruk hingga Rp47.000 per gram.
Kondisi pasar saat ini membuat para pelaku investasi emas batangan harus mengkalkulasi ulang portofolio mereka secara cermat. Fluktuasi yang terjadi belakangan ini merefleksikan tingginya volatilitas pasar komoditas global yang langsung berdampak pada perdagangan domestik.
Faktor Makroekonomi dan Kejatuhan Pasar Global
Anjloknya harga emas Antam tidak lepas dari rontoknya harga emas dunia di pasar spot. Menurut laporan Bloomberg Technoz, harga emas global ditutup melemah signifikan sebesar 1,85% dari hari sebelumnya ke posisi US$ 3.985,1 per troy ons, yang menjadi level terendah dalam 8 bulan terakhir sejak November tahun lalu.
Dampak Lonjakan Harga Energi
Tekanan terhadap aset aman (safe haven) ini dipicu oleh melonjaknya harga minyak mentah jenis brent yang bertengger di atas level US$ 80 per barel. Kenaikan harga energi ini merupakan dampak langsung dari eskalasi ketegangan geopolitik yang kembali meningkat di wilayah Timur Tengah.
Ancaman Inflasi dan Suku Bunga
Tingginya harga energi di tingkat global berpotensi besar memicu ancaman inflasi baru. Kondisi ini dikhawatirkan bakal mendorong bank sentral di berbagai negara untuk mempertahankan atau bahkan kembali menaikkan suku bunga acuan mereka dalam waktu dekat.
Emas sendiri dikategorikan sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil atau non-yielding asset. Oleh karena itu, daya tarik nilai emas menjadi kurang menguntungkan bagi pelaku pasar ketika tingkat suku bunga perbankan berada di posisi yang tinggi.
Bagi para investor yang ingin melakukan transaksi, penting untuk memperhatikan detail harga berdasarkan ukuran pecahan batangan. Berikut adalah daftar harga pecahan emas Antam yang berlaku untuk hari ini:
| Ukuran Pecahan | Harga Dasar (Rp) |
|---|---|
| 0,5 gram | – |
| 1 gram | 2.606.000 |
| 2 gram | – |
| 5 gram | – |
| 10 gram | – |
| 100 gram | – |
| 1.000 gram (1 kg) | – |
Merosotnya harga emas belakangan ini juga memberikan gambaran performa investasi jangka pendek yang kurang ideal bagi sebagian pelaku pasar. Data historis mencatat adanya potensi kerugian yang cukup signifikan bagi investor yang membeli emas pada kuartal sebelumnya.
Berdasarkan pusat data Kontan, berikut adalah ilustrasi potensi kerugian dari pergerakan harga emas Antam jika investor melakukan penjualan kembali pada saat pasar jatuh:
- Pembelian pada 10 Juli 2026: Memiliki potensi kerugian sebesar -11,96%
- Pembelian pada 17 Juni 2026: Memiliki potensi kerugian sebesar -14,64%
- Pembelian pada 17 April 2026: Memiliki potensi kerugian sebesar -18,65%
Regulasi Pajak Transaksi Logam Mulia
Setiap transaksi logam mulia di Indonesia terikat oleh aturan perpajakan resmi. Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian maupun penjualan emas batangan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22.
Untuk transaksi pembelian, konsumen dikenakan tarif pajak sebesar 0,25% atau 0,45% bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Sementara itu, bagi pembeli yang tidak menyertakan atau non-NPWP, besaran tarif yang dikenakan adalah 0,5% atau 0,9%.
Lalu untuk transaksi penjualan kembali atau buyback ke PT Aneka Tambang Tbk, investor dengan nilai transaksi di atas Rp10 juta akan langsung dipotong pajak. Tarif PPh Pasal 22 buyback ditetapkan sebesar 1,5% untuk pemilik NPWP dan 3% bagi yang non-NPWP, di mana potongan tersebut diambil langsung dari total nilai dana yang diterima.
Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan. Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi.
Hingga saat ini, pergerakan instrumen investasi berbasis komoditas masih sangat bergantung pada rilis data ekonomi Amerika Serikat serta perkembangan situasi geopolitik global. Para pelaku pasar domestik disarankan untuk terus memantau perubahan harga harian secara berkala melalui saluran resmi sebelum mengambil keputusan finansial.