Pasien Temukan Benda Hitam Mirip Kecoak di Nasi Lemak, Rumah Sakit Beri Klarifikasi

Share

Seorang pasien rumah sakit membagikan pengalaman tidak menyenangkan saat menyantap hidangan yang disajikan untuknya. Pasien tersebut mengklaim telah menemukan benda asing yang diduga kuat merupakan seekor kecoak. Peristiwa yang memicu tanda tanya terkait aspek keamanan pangan ini dialami oleh seorang pasien di salah satu rumah sakit di Singapura.

Kejadian tersebut langsung menarik perhatian setelah dilaporkan oleh media. Dilansir dari Detik Food, pasien bernama Chan awalnya menjalani perawatan selama enam hari setelah operasi stenosis tulang belakang di sebuah rumah sakit umum. Ia kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Komunitas Outram (OCH) dan dirawat di sana selama tiga minggu.

Persoalan muncul saat Chan disajikan menu nasi lemak untuk makan siang. Hidangan tersebut dilengkapi lauk ayam goreng, telur rebus, kacang, ikan bilis, sambal, serta irisan tomat yang sekilas terlihat normal.

Namun, saat mulai menyantap makanan tersebut, Chan mendapati sebuah benda berwarna hitam di dalam nasinya. Ia meyakini bahwa benda hitam pekat tersebut adalah seekor kecoak. "Aku menemukan kecoak di makananku," ujarnya.

Chan yang terkejut langsung melaporkan penemuan tersebut kepada staf medis yang bertugas. Staf rumah sakit segera menyampaikan permohonan maaf dan berjanji akan meningkatkan standar kebersihan makanan mereka. Pihak SingHealth Community Hospitals kemudian memberikan penjelasan resmi mengenai insiden ini. Perwakilan rumah sakit mengapresiasi masukan dari pasien dan memohon maaf atas kekhawatiran yang sempat terjadi.

Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak pengelola langsung menyediakan makanan pengganti bagi pasien tersebut. Seorang koki dari bagian dapur juga menemui Chan secara langsung guna memberikan penjelasan teknis. Berdasarkan hasil investigasi internal, pihak manajemen memastikan benda hitam tersebut bukanlah serangga.

Benda yang dicurigai itu ternyata merupakan bagian dari ikan bilis yang menjadi kondimen nasi lemak. Pihak rumah sakit menjelaskan bagian perut ikan bilis memang memiliki pigmen gelap yang dapat berubah menjadi sangat hitam setelah melalui proses penggorengan. Hal ini memicu kesalahpahaman karena bentuknya yang menyerupai serangga.

Penjelasan hasil peninjauan tersebut juga telah disampaikan langsung kepada Chan oleh Kepala Layanan Makanan bersama staf perawat. Manajemen menegaskan komitmen mereka untuk terus menjaga kualitas keamanan pangan secara ketat.

Kendati demikian, Chan menolak penjelasan dari pihak rumah sakit dan tetap memercayai temuan awalnya. Ia juga menyatakan kekecewaannya karena menganggap respons dari pihak rumah sakit terlalu biasa saja.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author