Warga Sukaluyu Karawang Kembangkan Hidroponik dan Bioflok

Share

Masyarakat Desa Sukaluyu, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang mengembangkan budidaya tanaman hidroponik dan ikan lele sistem bioflok guna memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendongkrak perekonomian lokal pada Rabu (8/7/2026).

Seperti dilansir dari Detik Finance, kegiatan pemanfaatan lahan terbatas ini diinisiasi oleh Yayasan Senyum Untuk Negeri (SUN) bersama Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Program C-LIVE (Community-Led Initiative for Versatile and Empowerment) di bawah Program Keberlanjutan Sampoerna untuk Indonesia.

Hasil dari program yang sudah berjalan selama beberapa tahun terakhir tersebut kemudian dipamerkan dalam acara Panen Kolektif Hidroponik dan Bioflok serta Festival Kuliner Hidroponik. Acara ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan mulai dari penerima manfaat, jajaran pemerintah desa dan kecamatan, hingga unsur TNI. Selain itu, sebanyak 22 kelompok perwakilan dari 22 RW di Desa Sukaluyu turut berkompetisi mengolah hasil panen menjadi aneka menu sehat dalam festival kuliner.

Ketua DPRD Kabupaten Karawang Endang Sodikin menyampaikan bahwa langkah pemberdayaan berbasis masyarakat ini berjalan selaras dengan kebijakan strategis pemerintah pusat.

"Program ini sangat sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah yang menempatkan ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus dikembangkan sehingga manfaatnya semakin luas dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Karawang," ujar Endang Sodikin, Ketua DPRD Kabupaten Karawang.

Endang juga menambahkan bahwa sinergi yang kuat antara sektor swasta, pemerintah, dan warga setempat menjadi kunci utama dalam memperluas dampak positif dari program-program pemberdayaan di daerah.

Dukungan senada disampaikan oleh Kepala Bidang Pangan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Karawang Muhammad Nur yang menilai metode hidroponik serta bioflok efektif mengoptimalkan potensi daerah.

"Program seperti ini menjadi contoh nyata bagaimana masyarakat mampu memanfaatkan lahan dan sumber daya lokal untuk menghasilkan pangan yang sehat, bergizi, dan bernilai ekonomi. Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan masyarakat Kabupaten Karawang sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal," kata Muhammad Nur, Kepala Bidang Pangan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Karawang.

Sementara itu, Camat Telukjambe Timur Ade Setiawan menyoroti pentingnya peran aktif warga, khususnya kelompok perempuan, dalam menjaga keberlanjutan roda ekonomi dan ketersediaan pangan di tingkat desa.

"Melalui program ini, masyarakat didorong untuk semakin berdaya, mampu mengoptimalkan hasil budidaya lokal, sekaligus meningkatkan nilai ekonomi melalui berbagai inovasi yang dikembangkan secara berkelanjutan. Keterlibatan aktif kelompok masyarakat, khususnya perempuan, menjadi modal penting dalam membangun ketahanan pangan yang kuat di tingkat desa," ujar Ade Setiawan, Camat Telukjambe Timur.

Acara yang juga berfungsi sebagai wadah edukasi pola hidup mandiri ini dihadiri oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Karawang Oma Miharja Rizki beserta jajaran pemerintah daerah, kecamatan, dan desa setempat.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author