Menteri Koperasi Bakal Resmikan Pabrik CPO dan PLTS Agustus 2026

Share

Menteri Koperasi Ferry Juliantono bersiap meresmikan pabrik minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) serta Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang dikelola oleh koperasi pada Agustus 2026 mendatang. Langkah ini diambil sebagai upaya mendorong koperasi agar mampu merambah ke berbagai sektor usaha baru seperti perkebunan dan energi.

Rencana ekspansi bisnis ini dilakukan demi menjadikan koperasi sebagai salah satu motor penggerak roda perekonomian nasional. Dilansir dari Detik Finance, proyek PLTS berkapasitas 0,5 megawatt tersebut akan ditempatkan di Pulau Sembur Laut, Kelurahan Galang Baru, Kepulauan Riau.

"Saya di bulan depan, awal Agustus akan meresmikan pabrik CPO yang dikelola oleh koperasi. Kita akan meresmikan juga di bulan Agustus, pembangkit listrik tenaga surya skala 0,5 megawatt yang akan dikelola oleh koperasi," ujar Ferry Juliantono, Menteri Koperasi.

Infrastruktur energi terbarukan ini ditargetkan menjadi alternatif solusi pemenuhan kebutuhan listrik bagi desa-desa terpencil yang belum terjangkau aliran listrik. Selain pembangkit listrik, Kementerian Koperasi juga tengah menginisiasi pembangunan stasiun pengisian bahan bakar solar khusus bagi para nelayan.

"Itu 'kan bisa memberikan solusi bagi desa-desa yang belum punya listrik, segala macam. Kemudian, kita mendirikan stasiun pengisian bahan bakar solar untuk nelayan, dan sebagainya. Jadi, kita sekarang masuk ke sektor-sektor itu," kata Ferry Juliantono, Menteri Koperasi.

Di sisi lain, pemerintah juga sedang mengawal program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdeskel Merah Putih) yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo. Proyek institusi pelat merah ini dilaporkan masih berada dalam tahap pembentukan legalitas badan hukum serta penyelesaian pembangunan fisik.

"Kalau untuk Kopdeskel Merah Putih karena ini adalah program baru, ini belum layak untuk kita glorifikasi. Karena prosesnya baru tahap pembentukan badan hukum kemarin. Kemudian, sekarang sedang dilaksanakan pembangunan fisiknya. Meskipun sudah ada yang terbangun sebanyak lebih dari 15 ribu bangunan fisik gudang, gerai-gerai dan kelengkapannya yang sudah 100% selesai," tutur Ferry Juliantono, Menteri Koperasi.

Otoritas terkait saat ini terus mengejar target penyelesaian sekitar 23 ribu unit bangunan koperasi yang masih dalam proses konstruksi. Pemerintah memproyeksikan sebanyak 30 ribu bangunan Kopdeskel Merah Putih dapat rampung secara keseluruhan pada bulan depan.

"Tapi masih ada sekitar 23 ribuan (bangunan Kopdes) yang sekarang sedang dibangun. Harapannya, insyaAllah, nanti bulan Agustus ada 30 ribu bangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang selesai," kata Ferry Juliantono, Menteri Koperasi.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author