Microsoft Perbaiki Bug Windows 11 yang Lahap Penyimpanan Ratusan Gigabyte
Sistem operasi Windows 11 sempat mengalami masalah teknis yang menyebabkan ruang penyimpanan pengguna terkuras hingga ratusan gigabyte. Masalah ini bersumber dari pembengkakan file database tertentu di dalam sistem. Seperti dilansir dari Detik iNET, gangguan tersebut berkaitan dengan file CapabilityAccessManager.db-wal.
File ini bertugas mencatat aktivitas privasi aplikasi seperti penggunaan kamera, mikrofon, lokasi, hingga tangkapan layar. Dalam kondisi normal, ukuran file tersebut seharusnya tidak melonjak drastis. Namun, kesalahan sistem membuat ukurannya membengkak secara tidak wajar pada perangkat sejumlah pengguna selama beberapa bulan terakhir.
Laporan dari pengguna menunjukkan variasi kapasitas penyimpanan yang tersedot, mulai dari 12GB, 70GB, hingga mencapai 500GB. Ketika pengguna melakukan pembersihan sistem, ukuran file tersebut dilaporkan menyusut menjadi 4GB atau 15GB.
Penambahan ukuran yang tidak terkendali ini diduga terjadi karena sistem terus menerus mencatat aktivitas permintaan akses privasi secara berulang. Microsoft telah mengonfirmasi situasi ini dan menyediakan solusi perbaikan. Pengguna dapat mendeteksi keberadaan masalah ini dengan memeriksa pembagian ruang penyimpanan. Pemeriksaan dilakukan melalui menu Settings, kemudian memilih Storage, dilanjutkan ke Show more categories, dan memeriksa bagian System & Reserved.
Pihak Microsoft meluncurkan pembaruan resmi untuk mengatasi gangguan ini pada 29 Juni 2026. Pengguna yang terdampak dapat memperbarui sistem mereka untuk memulihkan kapasitas penyimpanan yang tersita. Proses pembaruan dilakukan dengan mengakses menu Settings, lalu menuju Windows Update, dan membuka Advanced options. Dari halaman tersebut, pengguna dapat memilih opsi Check for optional update untuk menginstal pembaruan Juni 2026.