Heart Aerospace Uji Terbang Pesawat Listrik Terbesar X1
Produsen penerbangan Heart Aerospace sukses menyelesaikan penerbangan perdana uji coba pesawat jet bertenaga baterai terbesar di dunia bernama X1 di bandara regional utara New York, dilansir dari Detik iNET pada Jumat (21/8/2026).
Pesawat berkapasitas 30 kursi tanpa penumpang ini mengudara selama 27 menit hingga mencapai ketinggian 335 meter. Pesawat ini memiliki rentang sayap 32,3 meter, panjang 23,1 meter, dan bobot fisik yang menyerupai bus sekolah kosong.
"Dengan penerbangan pertama X1, Heart Aerospace mendemonstrasikan penerbangan listrik pada skala pesawat komersial," kata Pendiri dan CEO Heart, Anders Forslund.
Perusahaan yang berbasis di Los Angeles tersebut merancang uji coba ini sebagai langkah awal pengembangan pesawat hibrida listrik ES-30 yang ditargetkan beroperasi pada 2031. Model komersial ini telah menarik minat maskapai penerbangan besar seperti United dan Air Canada karena efisiensi biayanya.
Inovasi penerbangan listrik hadir sebagai solusi efisiensi dan penekanan emisi karbon global yang menyumbang sekitar 2,5 persen emisi korbondioksida serta gas nitrogen oksida. Pihak pengembang mengklaim biaya operasional pesawat hibrida ES-30 kelak dapat lebih hemat 40 persen dibandingkan pesawat konvensional sekelasnya.
Meskipun penerbangan uji coba penuh X1 hanya menghabiskan energi listrik mentah senilai USD 5, pengoperasian pesawat listrik skala besar masih menghadapi tantangan beratnya bobot baterai. Berbeda dari pesawat konvensional yang mengurang bobotnya seiring pembakaran bahan bakar, baterai pesawat listrik menjadi beban mati yang beratnya tetap sama hingga mendarat.
Untuk mengatasi keterbatasan jarak tempuh baterai yang hanya berkisar 200 km, Heart menerapkan sistem hibrida dengan tambahan mesin pembakaran. Kombinasi ini mampu memperluas daya jelajah penerbangan regional hingga mendekati 800 km.