Kemendikdasmen Prioritaskan Pelatihan Coding dan AI untuk Guru

Share

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah memprioritaskan peningkatan kualitas guru melalui berbagai program pelatihan mutakhir untuk mewujudkan visi pendidikan bermutu bagi seluruh anak bangsa. Langkah ini ditegaskan dalam acara Peluncuran Gerakan Semesta Pendidikan Bermutu di Gedung A Kemendikdasmen, Senayan, Jakarta, pada Senin (6/7/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom.

"Kami ke depan akan banyak melakukan pelatihan untuk guru-guru. Ini luar biasa banyak yang akan kita lakukan, mulai dari pelatihan terkait pembelajaran mendalam (deep learning), AI, coding, pendidikan konseling, STEM, hingga kemampuan bahasa Inggris," ujar Abdul Mu'ti, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.

Pemberian keterampilan teknis yang relevan dengan perkembangan zaman tersebut dinilai penting agar para pendidik mampu menghadapi tantangan masa depan. Selain peningkatan kompetensi akademis dan teknologi, kementerian juga memberikan perhatian besar pada aspek pembentukan kepribadian siswa.

"Kemudian juga program penguatan pendidikan karakter," kata Abdul Mu'ti, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.

Upaya penguatan karakter tersebut ditujukan untuk menekan angka kekerasan serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik. Namun, kementerian mengakui adanya keterbatasan anggaran negara dalam menjangkau semua kebutuhan fasilitas dan pengembangan bakat siswa.

"Kita perlu menciptakan lingkungan sosial, intelektual, and spiritual yang memungkinkan semua anak bisa belajar dengan gembira. Sekolah harus menjadi rumah kedua, bahkan rumah utama bagi anak-anak kita. Pendidikan harus memuliakan guru dan memuliakan ilmu," tegas Abdul Mu'ti, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.

Guna mengatasi keterbatasan APBN tersebut, pihak kementerian mengharapkan partisipasi aktif dari berbagai pihak kemitraan. Kerja sama ini diperlukan untuk pemenuhan kebutuhan, percepatan pelaksanaan program, peningkatan kualitas, hingga perluasan jangkauan pendidikan.

"Pendidikan bermutu untuk semua bisa terwujud dengan partisipasi semesta. Kita butuh mitra untuk melakukan empat hal yakni pemenuhan kebutuhan, percepatan pelaksanaan program, peningkatan kualitas, dan perluasan jangkauan," tambah Abdul Mu'ti, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.

Selain fokus pada kompetensi guru dan infrastruktur, kementerian juga berupaya menyediakan materi edukasi yang sesuai dengan usia anak melalui seni. Kemendikdasmen mengadakan kompetensi cipta lagu untuk mengembalikan keceriaan masa kecil para siswa melalui karya yang edukatif.

"Kita tidak berhenti hanya mengkritikan, tapi bikin Lomba Kicau (Karya Cipta Lagu Pembelajaran Anak Usia Dini). Kita undang para guru untuk menciptakan lagu anak, ternyata di luar yang ekspektasi kita ratusan karya diberi kepada kami. Dan kami sudah memiliki 3 Album Kicau , yang tidak ada satu pun temanya tentang guru," ungkap Abdul Mu'ti, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author