Presiden Serbia Aleksandar Vucic Bakal Mengundurkan Diri Demi Pemilu
Presiden Serbia Aleksandar Vucic mengumumkan rencana pengunduran dirinya dari jabatan kepala negara dalam beberapa pekan mendatang demi membantu partai politiknya memenangkan pemilihan umum dini pada akhir tahun 2026. Langkah politik ini diproyeksikan agar ia dapat kembali memegang kekuasaan sebagai perdana menteri, dilansir dari Bloombergtechnoz. Keputusan tersebut disampaikan langsung di hadapan para pendukungnya dalam sebuah rapat umum yang digelar di ibu kota Belgrade.
Vucic menargetkan kemenangan partainya untuk meraih kepercayaan kembali dari masyarakat Serbia melalui pemungutan suara tersebut. "Saya akan menjadi presiden hanya untuk beberapa minggu. Kemudian saya akan mengundurkan diri," kata Vucic, Presiden Serbia.
Pengunduran diri ini dilakukan setelah sang presiden memberikan pengumuman terkait jadwal pesta demokrasi di negaranya pada bulan lalu. Parlemen Serbia yang memiliki 250 kursi dijadwalkan akan menggelar pemilu legislatif dini antara akhir September hingga pertengahan November mendatang.
"Dalam pemilu mendatang, jika partai menginginkannya dan memintanya, bersama kalian, saya akan membantu memenangkan kepercayaan rakyat," kata Vucic, Presiden Serbia. Proses pemungutan suara untuk anggota parlemen tersebut kemungkinan besar akan dilaksanakan secara serentak. Agenda politik ini bakal digabungkan dengan pemilihan presiden secara langsung untuk menentukan figur yang akan menggantikan posisi Vucic.