Gempa Magnitudo 4,1 Guncang Aceh Selatan
Kabupaten Aceh Selatan diguncang gempa bumi tektonik dangkal berkekuatan magnitudo 4,1 pada Sabtu, 27 Juni 2026 pukul 11.01 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyatakan pusat gempa berada di laut dan tidak berpotensi tsunami.
Berdasarkan rilis resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa terletak pada koordinat 3,25 Lintang Utara dan 97,09 Bujur Timur dengan kedalaman 22 kilometer. Namun, analisis terupdate menunjukkan magnitudo 4,2 pada koordinat 3,19 Lintang Utara dan 96,98 Bujur Timur di kedalaman 10 kilometer.
Getaran gempa dirasakan di wilayah Kabupaten Aceh Selatan dengan skala intensitas III-IV MMI. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat guncangan tersebut.
"Pusat gempa berada di laut 18 km barat Kabupaten Aceh Selatan dan gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat." tulis BMKG melalui website resminya, Sabtu, 27 Juni 2026.
Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah I, Dr. Hendro Nugroho, ST., M.Si., memaparkan bahwa posisi episenter dan hiposenter menunjukkan karakteristik gempa dangkal.
“With abandoning the original language, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas patahan bawah laut,” jelas Hendro dalam keterangan resminya.
BMKG juga mencatat adanya satu kali gempa susulan pada pukul 11.08 WIB dengan magnitudo 3,6 di kedalaman berbeda. Selama sepekan terakhir, BMKG mencatat aktivitas gempa signifikan yang dirasakan masyarakat terjadi sebanyak 14 kali di wilayah Indonesia.
"Gempa dirasakan Magnitudo: 3,6 pada Sabtu, 27 Juni 2026 11:08:45 WIB", tulis BMKG pada keterangan rilisnya.
Selain aktivitas di Aceh, BMKG melaporkan sejumlah gempa berkekuatan di atas magnitudo 5 dalam beberapa hari terakhir di wilayah lain. Gempa berkekuatan magnitudo 6,5 tercatat di laut barat laut Tahuna, Sulawesi Utara pada Jumat, 26 Juni 2026.
"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," tulis BMKG dalam siaran persnya pada Jumat (26/6/2026).
Rentetan gempa tersebut merupakan rambatan dari gempa bermagnitudo 7,7 yang berpusat di Mindanao, Filipina. Beberapa wilayah lain seperti Kepulauan Sangihe dan Kota Bintuhan Bengkulu juga sempat diguncang gempa magnitudo 5,1 pada hari-hari sebelumnya.
"Gempa dirasakan Magnitudo: 3,4 pada Rabu, 24 Juni 2026 13:18:15 WIB", tulis BMKG pada keterangan rilisnya.
Aktivitas tektonik di Buton Utara tersebut melengkapi catatan gempa signifikan yang terjadi di Indonesia dalam kurun waktu satu pekan terakhir.