Badan Gizi Nasional Proyeksikan Penghematan Dana Program MBG Rp70 Triliun

Share

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang memproyeksikan penghematan dana program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga Rp70 triliun setelah menghentikan operasional dapur selama libur sekolah, Kamis (25/6/2026).

Proyeksi efisiensi anggaran tersebut disampaikan Nanik saat berdialog dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di tengah aksi unjuk rasa perwakilan mahasiswa di Kompleks Parlemen, Jakarta, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Langkah penghentian operasional dapur dilakukan selama libur akhir semester 2025/2026 guna melakukan audit sekaligus penghematan anggaran negara. Kebijakan jeda operasional ini dilaporkan berhasil menekan pengeluaran sebesar Rp46 triliun dan ditargetkan menyentuh angka Rp70 triliun pada akhir tahun.

Sufmi Dasco Ahmad menegaskan bahwa Dewan Perwakilan Rakyat akan terus mengawal komitmen tata kelola anggaran serta pelaksanaan program MBG tersebut.

"Hasil rapat kemarin (pada Juni lalu) harus dijalankan. Dapur yang tidak berjalan optimal atau tidak bermanfaat harus ditutup, begitu juga pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu harus diefisiensikan," tegas Dasco dikutip dari laman DPR RI, Kamis (25/6/2026).

DPR RI juga mendesak BGN untuk segera menertibkan dan menutup dapur-dapur MBG yang bermasalah di lapangan. Evaluasi difokuskan pada unit dapur yang menyalurkan makanan melebihi kebutuhan riil masyarakat.

Ketidaksesuaian pasokan tersebut memicu pemborosan dana yang diperkirakan mencapai Rp1 triliun setiap bulannya. Oleh karena itu, penutupan dapur yang tidak efektif dinilai menjadi langkah krusial untuk menjaga efisiensi program.

"Pengawasan DPR berjalan, sementara BGN juga bekerja keras melakukan efisiensi untuk menyelamatkan anggaran negara. Langkah-langkah perbaikan seperti ini harus terus dilanjutkan," tutupnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author