Luis Enrique Waspadai Arsenal Menjelang Final Liga Champions

Share

Pelatih Paris Saint-Germain (PSG) Luis Enrique melayangkan pujian tinggi kepada Arsenal menjelang laga final Liga Champions 2025/2026 yang akan digelar di Budapest pada 30 Mei mendatang. Dilansir dari Bola, Arsenal dinilai bakal menghadirkan ancaman nyata bagi skuadnya yang mengusung misi mempertahankan gelar juara.

Klub asal London tersebut baru saja mengunci takhta juara Premier League setelah penantian selama 22 tahun. Kepastian gelar juara Liga Inggris diperoleh usai pesaing terdekat mereka, Manchester City, ditahan imbang 1-1 oleh Bournemouth.

Keberhasilan mengakhiri puasa gelar domestik sejak 2004 memicu perayaan besar dari para suporter dan pemain Arsenal di sekitar Emirates Stadium pada 19 Mei 2026. Skuad asuhan Mikel Arteta kini masih menyisakan satu pertandingan pamungkas di liga domestik melawan Crystal Palace pada Minggu, 24 Mei 2026.

Pertemuan di partai puncak kompetisi antarklub tertinggi Eropa ini menjadi ulangan memori laga semifinal musim lalu bagi kedua tim. Sisi ketangguhan taktik lawan menjadi perhatian serius bagi kubu Les Parisiens yang lolos ke final usai menyingkirkan Bayern Munchen dengan agregat 6-5.

“Saya pikir mereka pantas memenangkan liga. Mereka menjalani musim yang luar biasa,” kata Luis Enrique dalam konferensi pers, seperti dikutip ESPN, Kamis (21/5/2026).

Juru taktik asal Spanyol tersebut menggarisbawahi fleksibilitas permainan Arsenal yang dinilai sangat merepotkan. Ketahanan tim lawan saat kehilangan bola dipandang sebagai salah satu aspek terbaik di dunia sepak bola saat ini.

“Kami sudah pernah menghadapi Arsenal ini (di semifinal musim lalu), jadi kami tahu apa yang mampu mereka lakukan. Tanpa bola, mereka adalah tim terbaik di dunia, dan dengan bola mereka bisa mencetak banyak gol. Itu kombinasi yang luar biasa bagi mereka."

Mantan pelatih Barcelona tersebut menganggap kelayakan pertemuan kedua tim di babak final akan menjanjikan sebuah pertandingan yang bermutu tinggi bagi para penggemar sepak bola.

“Masuk akal jika kami menghadapi mereka di final. Kami bisa menantikan final yang benar-benar hebat," imbuh Enrique.

Peningkatan performa konsisten yang ditunjukkan oleh kubu Meriam London dalam tiga musim terakhir dinilai tidak lepas dari pengaruh manajerial di dalam tim. Enrique melihat ada karakter kuat yang berhasil ditanamkan ke dalam skuad rivalnya.

“Ketika melihat statistik Arsenal, Anda bisa melihat bahwa Mikel Arteta adalah sosok pemimpin sebagai pelatih yang menanamkan mentalitas juara ke dalam tim,” ujar Luis Enrique.

Komposisi skuad Arsenal saat ini dinilai telah berkembang pesat dengan kegemaran mereka mendominasi penguasaan bola sekaligus menjadi tim dengan pertahanan terbaik di Eropa saat kehilangan bola.

“Mereka memenangkan Premier League dan mencapai final Liga Champions tahun ini setelah mencapai semifinal musim lalu. Mereka pantas berada di sana, dan Arteta menanamkan semangat kompetitif kepada para pemainnya," sambung dia.

Kendati memberikan rasa hormat yang tinggi kepada sang lawan, Enrique meminta pasukannya untuk tetap menjaga fokus penuh pada kekuatan internal tim sendiri tanpa terdistraksi oleh kekuatan musuh.

“Hal terpenting bagi kami adalah lebih fokus pada diri sendiri dan tidak terlalu memikirkan lawan. Itulah yang akan terus kami lakukan,” katanya.

Adaptasi taktik di lapangan disebut menjadi kunci penting mengingat tingginya standar kompetisi, sebagaimana yang telah mereka terapkan saat meredam agresivitas penguasaan bola milik Bayern Munchen di fase sebelumnya.

“Kita berbicara tentang kompetisi klub terbaik di Eropa, jadi tentu ada unsur adaptasi karena standarnya sangat tinggi."

Kesiapan internal PSG menjelang laga final ini juga masih bergantung pada evaluasi kebugaran pemain. Tim medis PSG dilaporkan tengah memantau ketat pemulihan cedera betis penyerang Ousmane Dembele serta pemulihan cedera paha yang dialami bek kanan Achraf Hakimi.

“Bayern, misalnya, adalah tim yang sangat suka menguasai bola, jadi kami harus beradaptasi. Namun saya pikir kami juga berhasil meningkatkan level permainan kami dan bangga bisa kembali ke final," imbuh dia.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author