Lula Sentil Neymar karena Belum Bermain di Piala Dunia 2026
Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva melontarkan sindiran kepada penyerang tim nasional Brasil Neymar yang belum merumput di Piala Dunia 2026 akibat cedera saat menghadiri sebuah acara di Belo Horizonte pada Jumat (19/6/2026). Sindiran tersebut bermula ketika seorang anak kecil menyebut nama mantan penyerang Paris Saint-Germain dan Barcelona itu sebagai pemain terbaik Brasil saat ini. "Neymar? Dia bahkan tidak bermain," cetus Luiz Inacio Lula da Silva, Presiden Brasil.
Lula kemudian melanjutkan kelakarnya mengenai situasi sang bintang berusia 34 tahun yang masih menjalani masa pemulihan fisik.
"Kemarin saya melihat sesuatu di internet, bahwa Neymar adalah pemain pertama di dunia yang dipanggil untuk kerja jarak jauh," kata Luiz Inacio Lula da Silva, Presiden Brasil. Pemimpin sayap kiri itu juga melontarkan candaan lain mengenai pemanfaatan teknologi modern dalam dunia sepak bola masa kini.
"Suatu hari nanti kita harus membuat tim nasional dengan kecerdasan buatan. Sebelas Pelé," ujar Luiz Inacio Lula da Silva, Presiden Brasil. Sebelumnya, Lula juga sempat berkelakar mengenai rivalitas sepak bola internasional dengan menyebut nama kapten tim nasional Argentina.
"Mendatangkan Lionel Messi untuk bermain di Brasil," tutur Luiz Inacio Lula da Silva, Presiden Brasil. Dalam interaksi di acara tersebut, sang presiden awalnya memicu tanggapan dari penonton untuk memancing diskusi mengenai kondisi sepak bola negara tersebut. "Siapa pemain terbaik di Brasil?" tanya Luiz Inacio Lula da Silva, Presiden Brasil.
Seorang penggemar anak-anak yang berada di lokasi acara langsung menjawab pertanyaan pemimpin negara tersebut dengan singkat.
"Neymar," ucap anak kecil, Penggemar. Dilansir dari laporan Ole, Neymar dipastikan absen dalam pertandingan kedua Grup C melawan Haiti di Philadelphia dan tetap tinggal di markas tim di New Jersey untuk berlatih terpisah. Penyerang Santos tersebut menderita cedera otot betis kanan pada 17 Mei 2026, sehari sebelum pelatih Carlo Ancelotti mengumumkan daftar skuad resmi untuk turnamen tersebut.
Menurut tim medis, sang pemain diproyeksikan baru bisa tersedia untuk pertandingan terakhir fase grup melawan Skotlandia atau saat memasuki babak gugur.