PSS Sleman Siapkan Proyek Pembangunan Training Ground Baru
Manajemen PSS Sleman mulai menyiapkan fondasi jangka panjang klub lewat proyek pembangunan fasilitas pusat latihan atau training ground baru setelah memastikan diri promosi kembali ke kompetisi kasta tertinggi Liga Indonesia.
Rencana pengembangan infrastruktur tersebut dipaparkan dalam area Mini Museum 50 Tahun PSS di Stadion Maguwoharjo yang berlangsung sejak 17 hingga 24 Mei 2026, sebagaimana dilansir dari Bola.
Klub berjuluk Super Elja itu sukses merebut tiket promosi setelah menyelesaikan kompetisi sebagai runner-up Pegadaian Championship 2025/2026, dan kini bersiap mengarungi BRI Super League 2026/2027.
Direktur PSS, Yoni Arseto, menjelaskan bahwa pengadaan fasilitas latihan mandiri tersebut merupakan fokus utama dari program strategis klub yang dinamakan Project Unity.
"Itu nanti ada ke depannya kalau memang proses perizinan dan lain-lain bisa berjalan, kita akan bikin training ground sendiri untuk latihan. Jadi satulah nanti di situ," ujar Yoni Arseto, Direktur PSS.
Meskipun cetak biru tata ruang fasilitas latihan sudah diperlihatkan kepada publik di dalam museum, manajemen klub saat ini masih merahasiakan lokasi pasti dari lahan yang akan digunakan.
"Kalau lokasi belum bisa bocorkan karena ini masih terkait perizinan ya, pasti belum. Tapi kalau untuk desainnya sudah ada. Di situ (area mini museum) sudah ada," sambung Yoni Arseto, Direktur PSS.
Selain fasilitas olahraga, manajemen PSS juga memiliki target jangka panjang untuk mendirikan sebuah museum permanen sebagai ruang pameran sejarah perjalanan tim dari era APBD hingga menjadi badan usaha profesional.
"Harapan manajemen nanti ke depannya kalau nanti sudah punya tempat tersendiri kami akan benar-benar membikin mini museum untuk jadi wisata spot di Sleman," kata Yoni Arseto, Direktur PSS.
Keberadaan museum tersebut diharapkan dapat menjaga kesinambungan sejarah klub agar tetap bisa diakses dan dipahami oleh generasi pendukung PSS Sleman pada masa mendatang.
"Agar tidak terputus dan sejarah memang akan dikenang selamanya. Untuk saat berdiri maupun sampai besok yang akan datang jadi semuanya itu bisa akan tahu gimana proses perjalanannya PSS Sleman ini berjalan," lanjut Yoni Arseto, Direktur PSS.
Langkah pengembangan ini diperkuat dengan kepastian dari operator kompetisi, I.League, yang menyatakan bahwa klub asal Sleman tersebut telah resmi mengantongi lisensi klub Super League 2025/2026.
"Alhamdulillah kita lolos karena ini kerja keras dari tim kita, manajemen dan semua yang mendukung. Itu membuktikan kelayakan PSS di Liga 1 musim depan dan kalau untuk lisensi Asia pasti pengin lah kami," tutur Yoni Arseto, Direktur PSS.