Paris Saint-Germain Segel Gelar Juara Ligue 1 Musim 2025/2026
Paris Saint-Germain resmi mengunci gelar juara Ligue 1 musim 2025/2026 setelah menumbangkan RC Lens dengan skor 2-0 pada Kamis (14/05/2026) dini hari WIB. Hasil dalam laga yang digelar di Stade Bollaert-Delelis tersebut membuat posisi Les Parisiens di puncak klasemen kini tidak lagi tergoyahkan, seperti dilansir dari Bola.
Kemenangan ini membawa skuad asuhan Luis Enrique mengoleksi 76 poin, unggul sembilan angka dari RC Lens yang berada di peringkat kedua. Dengan kompetisi yang hanya menyisakan satu pertandingan lagi, perolehan poin Paris Saint-Germain dipastikan tidak dapat dikejar oleh para pesaingnya.
Dua gol kemenangan tim tamu masing-masing dicetak oleh Khvicha Kvaratskhelia pada menit ke-29 dan gol penutup dari Ibrahim Mbaye saat laga memasuki masa injury time menit ke-90+3. Keberhasilan mempertahankan takhta ini menjadi trofi Ligue 1 ke-14 sepanjang sejarah klub, sekaligus gelar kelima yang diraih secara berturut-turut.
Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, menganggap pencapaian musim ini terasa jauh lebih istimewa dibandingkan dengan dua periode sebelumnya. Persaingan ketat yang diberikan oleh kubu lawan hingga menjelang pekan terakhir kompetisi menjadi alasan utama di balik penilaian tersebut.
"Ini adalah gelar liga paling nikmat dari tiga gelar yang kami menangkan. Lens melakukan pekerjaan yang luar biasa," ujar Luis Enrique.
Mantan pelatih tim nasional Spanyol tersebut tidak menampik bahwa armadanya sempat melewati periode yang cukup berat sepanjang musim ini. Berbagai persoalan internal, mulai dari badai cedera hingga faktor kebugaran fisik pemain akibat minimnya waktu istirahat pada musim panas lalu, sempat menjadi kendala besar.
"Musim ini sulit bagi kami. Kami mengalami situasi yang cukup aneh," kata Luis Enrique.
Meskipun harus mengelola kedalaman skuad di tengah situasi yang kurang ideal, Paris Saint-Germain terbukti mampu menjaga konsistensi performa mereka. Kepastian gelar juara ini sekaligus menegaskan dominasi mereka yang telah memenangkan tiga trofi liga secara beruntun di bawah arahan sang juru taktik.
"Kami mengalami cedera seperti kebanyakan tim lain, tetapi kami juga memiliki waktu libur yang sangat singkat musim panas lalu. Itu sulit untuk dikelola," lanjut Luis Enrique.