Sultan Bachtiar Najamudin Mendukung Evaluasi Anggaran Makan Bergizi Gratis

Share

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Bachtiar Najamudin menyatakan dukungan terhadap langkah pemerintah yang berencana mengurangi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Sabtu (13/6/2026).

Evaluasi dan penghitungan ulang alokasi dana program tersebut dinilai perlu dilakukan agar pemanfaatannya disesuaikan dengan kebutuhan riil di setiap daerah. Langkah penyesuaian ini diambil demi menjaga efektivitas program di tengah situasi ekonomi global, seperti dilansir dari Detikcom.

"Kami menyambut baik dan mendukung penuh upaya pemerintah menghitung ulang alokasi anggaran dan mengevaluasi program MBG agar lebih efektif dan efisien," ujar Sultan dalam keterangan tertulis, Sabtu (13/6/2026).

Sultan menambahkan bahwa penguatan fundamental ekonomi di daerah sangat penting untuk menghadapi ketidakpastian kondisi global saat ini. Fokus penguatan tersebut harus diarahkan pada sektor-sektor yang memiliki dampak luas terhadap masyarakat.

"Terutama pada sektor riil yang memberikan dampak ekonomi luas, baik di sektor manufaktur, hilirisasi pertanian maupun infrastruktur. Tentunya juga agar mengoptimalkan fungsi APBN sebagai salah satu faktor pengungkit kinerja ekonomi," ujarnya.

Sejalan dengan upaya tersebut, peningkatan alokasi dana Transfer Pusat ke Daerah (TKD) turut didorong oleh pihak DPD RI. Kebijakan insentif fiskal dipandang mampu menyokong pemerintah daerah dalam menjalankan program prioritas.

"Insentif fiskal pemerintah kepada daerah dalam bentuk DAK dan Dana Bagi Hasil (DBH) tidak hanya membantu pemerintah daerah dalam merealisasikan kebijakan daerah, tapi juga dalam rangka untuk mendukung realisasi program-program prioritas pemerintah di daerah," ungkapnya.

Rencana penurunan alokasi dana ini sebelumnya sudah dikonfirmasi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang menegaskan bahwa langkah ini didasarkan pada kalkulasi kebutuhan lapangan.

"Bukan pemangkasan ya, tapi dari hasil perhitungan, kita meyakini akan ada pengurangan kebutuhan anggaran dari Program MBG ini," kata Prasetyo usai rapat koordinasi di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan), Jakarta, beberapa waktu lalu.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author