Ruben Onsu Pertimbangkan Rebut Hak Asuh Anak dari Sarwendah

Share

Presenter Ruben Onsu kini tengah mempertimbangkan untuk mengambil alih hak asuh anak-anaknya dari tangan mantan istrinya, Sarwendah Tan.

Langkah tersebut diambil karena dirinya merasa khawatir terhadap kondisi serta lingkungan tumbuh kembang kedua putrinya yang dinilai kurang ideal di bawah pengasuhan mantan istrinya tersebut.

Kekhawatiran sang presenter mencuat setelah kedua putrinya kedapatan dilibatkan dalam siaran langsung di media sosial TikTok hingga larut malam bersama kekasih baru Sarwendah, Giorgio Antonio.

Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, memberikan penjelasan resmi mengenai keresahan kliennya tersebut kepada awak media pada Rabu (10/6/2026).

"Kekhawatiran Ruben sebagai ayah adalah anak-anaknya dieksploitasi karena dilibatkan S dan G saat Live TikTok," kata Minola Sebayang, kuasa hukum Ruben Onsu.

Pihak Ruben juga mempersoalkan batasan privasi antara anak perempuan mereka dengan Giorgio sebagai pria dewasa, terutama setelah beredarnya video yang memperlihatkan Thania sedang memijit punggung pria tersebut di atas tempat tidur.

"Bbagi Ruben, ini sudah sangat keterlaluan," tutur Minola Sebayang.

Sebelumnya, dalam program acara Brownis di Trans TV pada Senin (8/6/2026), Ruben sempat meluapkan isi hatinya yang mendalam mengenai kerinduan dan perjuangannya untuk bisa bertemu dengan buah hatinya.

"Untuk hal yang terjadi apa yang jadi men-trigger, secara detail gue kurang paham. Saat itu lagi ditanya tentang anak, kan lu mau ngomong, 'Oh iya baik-baik aja', ya memang baik. 'Kapan ketemu anak?' Ya belum. Akhirnya itu yang jadi gorengan, cuma gue jawab sejujur-jujurnya," kata Ruben Onsu, presenter.

Ruben bahkan mengaku sampai harus menghindari pusat perbelanjaan agar perasaannya tidak terguncang ketika melihat anak-anak kecil.

"Gue sudah menghindari namanya mall, supaya nggak ke-trigger mata gue liat anak kecil. Kita terbiasa dengan anak-anak pasti kegesek hatinya. Melihatnya juga cuma ya ini yang lagi gue rasain. Gue ngomong sejujur-jujurnya," tegas Ruben Onsu.

Mengenai waktu kebersamaan dengan anak, Ruben menjelaskan bahwa berdasarkan keputusan pengadilan yang sah, dirinya memiliki hak untuk menghabiskan waktu bersama anak-anak selama tiga hari dalam seminggu.

"Keputusan pengadilan 4-3, 3 hari di aku. Sudah komunikasi sudah. Sebenarnya pihak kita itu yang menjawab, ini buktinya, ini buktinya. Kalau itu jadi kekesalannya, kan lu tanya apa buktinya? Ini buktinya," kata Ruben Onsu.

Selain masalah hak asuh, isu mengenai penghentian nafkah anak sebesar Rp200 juta per bulan sejak enam bulan lalu juga diklarifikasi oleh Ruben dalam kesempatan yang sama.

"(Ada yang bilang) makanya kasih nafkah! Oh iya benar, gue nggak billing nggak. Kenapa? Ada alasannya," tegas Ruben Onsu.

Ruben menerangkan bahwa sistem pemberian nafkah bulanan tersebut menggunakan metode pengembalian dana atau reimburse, sehingga ia merasa memiliki hak penuh untuk meminta perincian pengeluaran demi masa depan anak-anaknya.

"Tapi gue berhak untuk tanya, 'Ini apa? Ada ini segini, mana rinciannya?' Kita kerja sama dari sisi situnya. Tidak setiap abis tanya sesuatu, ribut. Giliaran gue kepancing langsung dibilang gue pemarah, emosional, tapi kok lama-lama gue lihat, 'Dulu lo ayah gue, sekarang nggak'," tutur Ruben Onsu.

Dirinya juga menegaskan bahwa sikap tegasnya ini murni demi kepentingan anak-anak, bukan didasari oleh rasa cemburu terhadap hubungan baru sang mantan istri.

"Kalau memang mau ini bisa selesai, cuma satu doang pertanyaannya itu doang, soal anak," tegas Ruben Onsu.

Presenter berusia 42 tahun itu meyakini bahwa perselisihan ini meruncing karena adanya pihak-pihak luar yang sengaja memprovokasi mantan istrinya.

"Jadi menurut gue, udah-udah ini anak gue, itu darah daging gue, guenya masih hdiup. Lo yang sibuk baper-baperan its oke, jangan billing gue cemburu, gue dipoinnya cuma anak. Ketika lu punya lempar lagi, gue punya hak menjawab. Mau suka atau tidak, percaya atau tidak, gue nggak cari itu. Ketika gue nggak bisa jelaskan langsung, ucapan ini jadi bukti untuk anak gue, ada perjuangan ayahnya ke mereka, ada perjuangan ayahnya ke anak buat bilang rindu," jelas Ruben Onsu.

Ruben pun menambahkan bahwa dirinya tidak pernah melupakan proses kehidupan yang dijalaninya serta selalu berfokus pada perannya sebagai seorang ayah.

"Saya tahu banget ibunya anak-anak kalau nggak ada yang ngomporin, nggak akan gitu. Kita 11 tahun masing-masing hidup ada kebaikan ada buruknya. Kebaikan yang lo kasih dilupakan. Kalau satu butir aja beras yang gue cari lo nggak ingat ya udah. Gue nggak pernah merasa diri gue benar, yang gue bahas adalah seorang ayah yang mau ketemu anaknya," ungkap Ruben Onsu.

Lebih lanjut, Ruben juga menjelaskan alasannya meminta transparansi laporan keuangan itu kepada JPNN, agar kelak memiliki bukti autentik pertanggungjawabannya di hadapan anak-anaknya kelak.

"Lo mau ngomong apa? Ngondek? Apa? Ya begini cara gue. Kita mau hidup lebih baik ke depan, maju lagi, nggak ada orang yang lahir langsung jadi orang pintar, itu berproses. Saya bangga sama apa yang sudah saya lewati, saya juga lahir nggak dari orang kaya, tapi semua serba cukup, makan serba cukup, di posisi gini saya cuma lihat, apa ya ini yang gue bawa," tutur Ruben Onsu.

Saat ini, Ruben tinggal bersama putra sulungnya, Betrand Peto, yang sengaja memilih ikut dengannya dan selalu memberikan dukungan moral di saat situasi keluarga sedang memanas.

"Gue berhak untuk tanya (rincian pengeluaran), dengan tujuan, sekarang kita sudah sendiri-sendiri, sehingga nanti kalau suatu saat anak gue bertanya, 'ayah enggak pernah gini?' Enggak kok, ayah ada ini (buktinya)," kata Ruben Onsu.

Di akhir penjelasannya, Ruben menyampaikan pesan mendalam kepada Betrand Peto untuk selalu menjaga adik-adiknya, Thalia dan Thania, yang saat ini masih belum memahami konflik yang terjadi di antara kedua orang tua mereka.

"Aku cuma bilang tetap jadi anak baik. Kapanpun itu Onyo akan jadi laki-laki kuat dan lebih hebat lagi. Apa pun itu Koko harus selalu jagain Thalia, Thania karena mereka masih belum mengerti," ucap Ruben Onsu.

Ruben mengapresiasi kepekaan hati putranya yang kini menginjak usia 21 tahun tersebut karena selalu hadir menemani dirinya di kamar di kala situasi sedang terasa berat.

"Di sini ayah cuma bilang, tanpa ayah minta, tanpa ayah ngobrol, Koko tahu ketika ayah lagi hancur, koko pasti datang ke kamar, koko tanya, dan terima kasih juga untuk semua cinta dan perhatian Koko yang begitu luar biasa. Mungkin Koko juga sudah besar, jadi ayah nggak bisa banyak larang, ayah hanya sampai digaris mengingatkan," sambung Ruben Onsu.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author