Ryu Hye Young Buka Suara Soal Rumor Diet Ketat

Share

Aktris Korea Selatan Ryu Hye Young menepis rumor yang menyebut dirinya menjalani diet ketat hingga berat badannya turun drastis, sebagaimana dilansir dari HaiBunda pada Kamis (20/8/2026). Pemeran drama Reply 1988 tersebut menegaskan bahwa bentuk tubuhnya yang terlihat lebih langsing merupakan hasil dari perubahan gaya hidup dan proses alami tubuh, bukan karena program penurunan berat badan secara sengaja. "Saya tidak pernah berdiet, dan sebenarnya, saya tidak pernah menurunkan berat badan," kata Ryu Hye Young.

Aktris berusia 35 tahun ini menambahkan penjelasan mengenai kebiasaan pola makan dan tubuhnya selama beberapa tahun terakhir.

"Sejak saya berusia 25 tahun, saya tidak pernah sengaja berdiet untuk mengurangi berat badan," kata Ryu Hye Young. Perubahan penampilan fisiknya diakui terjadi karena faktor usia dan hilangnya lemak wajah, disamping adanya perubahan signifikan pada metode latihan fisik yang ia jalani.

"Alasan tubuh saya terlihat berbeda sebagian karena hilangnya lemak wajah dan lemak bayi secara alami seiring bertambahnya usia, dan juga karena metode olahraga saya telah berubah secara signifikan," kata Ryu Hye Young. Wanita kelahiran 28 Maret 1991 ini mengungkapkan bahwa fokus olahraganya kini berpusat pada perbaikan keselarasan tubuh dan koreksi postur setelah mengganti pelatih pribadinya.

"Saya telah berolahraga terus-menerus, tetapi setelah mengganti pelatih, saya fokus pada koreksi postur dan keseimbangan tubuh," kata Ryu Hye Young. Penyesuaian fokus latihan tersebut memberikan dampak langsung pada tampilan visual tubuhnya saat beraktivitas. "Seiring perubahan penggunaan otot dan keselarasan tubuh, saya rasa saya mulai memberikan kesan yang berbeda dari sebelumnya," kata Ryu Hye Young.

Ia juga menegaskan angka pada timbangan tubuhnya tidak mengalami perubahan berarti sejak membintangi drama tenar Reply 1988 satu dekade lalu.

"Sejak Reply 1988, berat badan saya selalu berfluktuasi hanya dalam kisaran 1 hingga 2 kilogram (kg)," kata Ryu Hye Young. Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan persepsi publik mengenai bentuk tubuhnya. "Tolong anggap ini bukan sebagai cerita besar di balik layar, tetapi sebagai waktu untuk mengklarifikasi fakta," kata Ryu Hye Young.

Sementara itu, kombinasi olahraga dan pengaturan pola makan memang menjadi pilar penting dalam menjaga kebugaran tubuh secara menyeluruh. Ahli diet klinis Jessica Tilton menyatakan bahwa pengurangan kalori dan aktivitas fisik aktif harus berjalan berdampingan guna menghindari risiko gaya hidup kurang bergerak.

"Kita benar-benar perlu melakukan keduanya (mengonsumsi sedikit kalori dan olahraga), karena gaya hidup kurang gerak jelas tidak sehat dibandingkan dengan gaya hidup aktif," kata Jessica Tilton, Ahli Diet Klinis. Pemenuhan nutrisi seimbang juga disarankannya berasal dari konsumsi makanan utuh seperti buah, sayur, biji-bijian, dan protein rendah lemak. Ahli diet klinis Marie Lorraine Johnson menjelaskan bahwa asupan kalori harian setiap orang berbeda-beda tergantung usia, jenis kelamin, dan tingkat aktivitas harian.

"Pola makan seimbang memberi tubuh nutrisi yang dibutuhkan agar berfungsi dengan baik. Untuk mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan, sebagian besar kalori harian harus berasal dari buah dan sayuran segar, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, dan protein rendah lemak," kata Marie Lorraine Johnson, Ahli Diet Klinis. Kebutuhan energi tubuh akan sangat berpatokan pada profil fisik masing-masing individu.

"Kalori adalah ukuran energi yang disediakan oleh makanan. Jumlah kalori yang dibutuhkan seseorang bergantung pada jenis kelamin, usia, dan tingkat aktivitasnya," kata Marie Lorraine Johnson, Ahli Diet Klinis.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author