Ibu Hamil Temukan Bangkai Anak Ular dalam Paket Bantuan Makanan
Seorang ibu hamil dikejutkan dengan penemuan bangkai anak ular di dalam paket makanan bantuan pemerintah. Insiden ini, seperti dilansir dari Detik Food, memicu kekhawatiran besar di kalangan masyarakat mengenai keamanan pangan untuk kelompok rentan.
Paket suplemen nutrisi berupa camilan laddu tersebut diterima oleh Vachhala Bai Dhurve, seorang warga Desa Karghat Kamthi, Madhya Pradesh, India. Beruntung, makanan yang terkontaminasi itu belum sempat dikonsumsi olehnya.
Keluarga menemukan bangkai anak ular tersebut saat membuka kemasan di rumah. Temuan ini segera dilaporkan kepada petugas Anganwadi yang menyalurkan paket serta pihak administrasi setempat.
Masyarakat kini mempertanyakan sistem pengawasan dan kualitas distribusi program bantuan gizi tersebut. Menanggapi laporan warga, petugas Departemen Pemberdayaan Perempuan dan Perkembangan Anak bersama kepolisian langsung memeriksa lokasi kejadian.
Aparat berwenang telah menyita paket makanan berisi bangkai ular tersebut sebagai barang bukti. Sampel makanan juga dibawa ke laboratorium untuk menyelidiki titik kegagalan dalam proses produksi, pengemasan, atau distribusi.
Pelaksana Tugas Kolektor Distrik, Agrim Kumar, menyatakan bahwa tim investigasi beranggotakan lima orang telah dibentuk untuk mengusut tuntas kasus ini.
"Sampel makanan dari paket tersebut telah diamankan oleh petugas pangan dan dikirim ke Pusat Pengujian Pangan Negara Bagian di Bhopal," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa langkah lebih lanjut akan diambil setelah hasil pemeriksaan laboratorium dan laporan investigasi selesai diterima.
Peristiwa ini memicu kemarahan publik di India, khususnya para ibu hamil dan keluarga penerima manfaat. Pihak administrasi setempat mengimbau masyarakat tidak berspekulasi selama proses penyelidikan resmi berjalan.