Perampok Diduga Bunuh Siswi SD di Sragen Jawa Tengah
Seorang anak perempuan berusia 11 tahun bernama Bilqis ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di dalam rumahnya di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, pada Jumat (5/6/2026). Korban yang masih duduk di bangku sekolah dasar tersebut diduga kuat menjadi korban pembunuhan oleh perampok saat kondisi rumah sedang sepi.
Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh ibu kandung korban, Dewi Sri Lestari (34), ketika dirinya baru saja pulang dari tempat kerja. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Detikcom, lokasi kejadian berada di lingkungan sepi karena mayoritas warga sekitar bekerja sebagai petani tebu dan pedagang.
Pemeriksaan awal di lokasi menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan fisik yang sangat berat pada tubuh korban serta jejak kaki yang tertinggal di area rumah. Otoritas desa setempat langsung mengambil tindakan tegas untuk mengamankan tempat kejadian perkara dari kerumunan warga.
"Kondisi jenazah banyak bekas bacokan, di bagian tangan dan muka. Bahkan mukanya sudah tidak berbentuk. Di lantai juga banyak bekas telapak kaki, kondisinya (darah) sudah kering. Karena itu, langsung saya suruh warga keluar semua dan melarang ada yang memfoto," kata Kepala Desa Dawung, Aris Sudaryanto.
Pihak pemerintah desa menjelaskan bahwa korban merupakan anak tunggal bawaan dari sang ibu dan baru tinggal di lingkungan tersebut selama tiga bulan bersama ayah tirinya, Sukardi. Saat insiden terjadi, kedua orang tua korban sedang tidak berada di rumah sejak pagi hari untuk bekerja.
"Korban ini anak tunggal, anak bawaan dari ibunya. Ayah kandungnya sudah meninggal, lalu ibunya menikah lagi dengan Pak Sukardi. Mereka juga baru sekitar 3 bulan pindah dan menempati rumah baru ini," tambah Aris.
Penemuan jasad korban bermula dari kecurigaan sang ibu yang melihat kondisi pintu rumah tertutup rapat namun gemboknya tidak dalam keadaan terkunci. Setelah memasuki rumah, ibu korban menemukan buah hatinya sudah dalam keadaan tidak bernyawa.
"Saya baru pulang kerja, mau masuk ada gembok, pintu posisi ditutup rapat, tapi gemboknya tidak terkunci. Setelah itu saya masuk, kunci gembok ada di dalam rumah di atas meja," kata Dewi kepada awak media, Sabtu (6/6/2026).