Harga Emas Melemah ke 4.325 Dolar AS per Troy Ons
Harga emas dunia justru mengalami penurunan di tengah eskalasi konflik antara Iran dan Israel yang kembali memanas akibat peluncuran gelombang rudal baru pada Minggu, 7 Juni 2026.
Kondisi pasar komoditas ini dilansir dari Bloombergtechnoz pada Senin, 8 Juni 2026 pagi waktu Singapura, di mana nilai logam mulia tersebut berada di kisaran US$4.325 per troy ons setelah anjlok hampir 5 persen pada pekan sebelumnya.
Ketegangan regional ini mengancam upaya penghentian perang di Timur Tengah yang telah berlangsung selama empat bulan dan mengganggu jalur energi Selat Hormuz.
Dampak konflik tersebut memicu lonjakan harga minyak dan kekhawatiran inflasi, sehingga bank sentral cenderung mempertahankan atau menaikkan suku bunga yang menjadi beban bagi emas.
Pelemahan harga emas batangan juga dipicu oleh kuatnya data ketenagakerjaan Amerika Serikat pada Mei lalu, yang mendorong spekulasi kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve pada 2026.
Penguatan dolar AS dan yield obligasi membebani pergerakan emas, meskipun bank sentral Tiongkok terus menambah cadangan logam mulianya sekitar 10 ton pada bulan lalu.
Pada perdagangan pukul 06.51 pagi di Singapura, harga emas turun tipis 0,1 persen menjadi US$4.325,18 per troy ons, sedangkan perak turun 0,3 persen ke posisi US$67,62 per troy ons.