Ipswich Town Berpeluang Lepas Elkan Baggott Musim Depan
Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott menghadapi ketidakpastian masa depan setelah muncul laporan bahwa Ipswich Town berpeluang melepasnya secara permanen atau pinjaman menjelang bergulirnya kompetisi Premier League musim 2026/2027.
Kabar mengenai masa depan pemain berusia 23 tahun tersebut awalnya disorot oleh media asal Inggris, TWTD, saat mengulas pemanggilan sang bek kembali ke skuad Garuda untuk laga FIFA Matchday Juni 2026 melawan Oman dan Mozambik.
"Baggott meraih penampilan internasional ke-25 dan ke-26 pada bulan Maret, penampilan internasional pertamanya sejak Januari 2024," tulis media asal Inggris tersebut seperti dilansir dari Kompas.com.
Meskipun Elkan Baggott masih terikat kontrak jangka panjang bersama klub berjuluk The Blues tersebut hingga musim panas 2028, kesempatan bermainnya di tim utama sepanjang musim 2025/2026 dinilai masih sangat minim.
"Baggott terikat kontrak dengan Town hingga musim panas 2028 setelah menandatangani kontrak baru Agustus lalu," ungkap TWTD.
Manajemen Ipswich Town kini dilaporkan lebih terbuka untuk melepas bek bertinggi 1,96 meter tersebut demi memberikan jam terbang yang konsisten di level senior, baik melalui skema pinjaman maupun transfer penuh.
"Kepandahannya dari Portman Road secara permanen atau pinjaman tampaknya hampir pasti menjelang musim baru," sambungnya.
Kebijakan peminjaman ini mengundang berbagai reaksi dari para pendukung di Inggris yang merasa simpati terhadap situasi karier sang pemain bertahan di Portman Road.
"Saya sangat kasihan pada Elkan. Terkadang saya merasa bahwa di zaman Bobby Robson, dia pasti punya kesempatan," tulis akun kpblues dalam kolom komentar media tersebut sebagaimana dikutip dari VIVA.
Sebagian suporter lain mengkritik kebijakan pembinaan pemain muda klub yang dinilai lebih memilih mendatangkan pemain mahal ketimbang mengorbitkan talenta akademi mereka sendiri.
"Saya tidak yakin apa gunanya sistem pembinaan pemain muda jika kita hanya akan menghabiskan sejumlah besar uang untuk pemain yang terlalu dibesar-besarkan/terlalu mahal," tulis akun DifferentGravy.
Kritik serupa juga disampaikan oleh pendukung lain yang menyayangkan minimnya ruang bagi pemain muda setelah klub menembus kasta tertinggi sepak bola Inggris.
"Senang melihat Baggott mendapat kesempatan lagi. Sedihnya ITFC sekarang jauh tertinggal dalam pengembangan pemain muda," tulis akun bigredude.
Terkait komposisi skuad, pelatih Ipswich Town Kieran McKenna sebelumnya sempat menegaskan posisi Elkan Baggott sebagai bagian dari rencana kedalaman tim di lini pertahanan.
“Saya rasa kami tidak pernah secara khusus berencana untuk meminjamkan Elkan, tetapi kami telah mempertimbangkan berbagai opsi,” kata McKenna seperti dilansir Kompas.com.
McKenna menilai keberadaan bek tengah yang mumpuni sangat dibutuhkan oleh tim untuk mengarungi kompetisi yang kompetitif.
“Saya pikir sangat penting bagi kita untuk memiliki empat bek tengah yang kuat di dalam tim, dan saat ini kita memilikinya,” tambahnya.
Sepanjang karier profesionalnya sejak promosi dari akademi pada 2020, Elkan Baggott telah berulang kali dipinjamkan ke beberapa klub Inggris seperti King’s Lynn Town, Gillingham, Cheltenham Town, Bristol Rovers, hingga Blackpool.