Florentino Perez Gandeng Jose Mourinho Tentukan Nasib Nico Paz di Real Madrid
Masa depan Nico Paz di Real Madrid kembali menjadi perbincangan hangat. Gelandang muda asal Argentina tersebut tampil sangat menonjol bersama Como sepanjang musim 2025/2026, seperti dikutip dari Bola.
Presiden Real Madrid, Florentino Perez, menegaskan bahwa keputusan mengenai kemungkinan memulangkan Paz ke Santiago Bernabeu tidak akan ditentukan oleh dirinya sendiri. Langkah tersebut akan diputuskan bersama calon pelatih baru Los Blancos, Jose Mourinho, beserta staf kepelatihannya.
Paz menjadi salah satu pemain muda yang paling banyak diperbincangkan di Eropa setelah sukses membawa Como mengamankan tiket bersejarah ke Liga Champions musim 2026/2027. Performa impresif di Italia memunculkan spekulasi kembali ke Madrid, dua tahun setelah ia meninggalkan klub tersebut.
Situasi ini menjadi salah satu isu yang mengemuka di tengah pemilihan presiden Real Madrid. Perez, yang akan menghadapi penantang Enrique Riquelme dalam pemungutan suara pada 7 Juni, sebelumnya telah mengumumkan Mourinho sebagai sosok pilihan untuk mengisi kursi pelatih yang kosong.
Setelah proses pemilihan selesai, aktivitas transfer musim panas diperkirakan langsung menjadi prioritas utama di Bernabeu. Di tengah agenda tersebut, nama Nico Paz dianggap sebagai bagian penting dari rencana jangka panjang klub.
Dalam wawancara eksklusif dengan Jose Felix Diaz dari Diario AS, Perez memberikan penjelasan mengenai peluang kepulangan sang pemain.
"Nico Paz adalah salah satu pemain hebat yang berkembang di akademi kami dan saat ini menjadi salah satu pesepak bola yang diperebutkan klub-klub besar Eropa," ujar Perez.
"Dia menjalani musim yang luar biasa bersama Como di Italia dan, seperti yang Anda ketahui, kami memiliki opsi untuk membawanya kembali tahun ini. Kami akan mengambil keputusan bersama pelatih dan staf kepelatihan," tambahnya.
Rencana Lini Pertahanan dan Klausul Buyback
Dalam kesempatan yang sama, Perez juga mengakui bek tengah, Ibrahima Konate, makin dekat dengan Real Madrid. Ia memberi sinyal bahwa Konate bukan satu-satunya pemain bertahan papan atas yang berpotensi bergabung apabila dirinya kembali terpilih, yang diyakini mengarah kepada bek sayap Inter Milan, Denzel Dumfries.
Meski begitu, situasi Nico Paz disebut berbeda dibanding target transfer lainnya. Masa depannya akan sangat bergantung pada penilaian Mourinho dan tim pelatih untuk menentukan apakah Paz sudah siap masuk skuad utama atau lebih baik melanjutkan perkembangan di luar Spanyol.
Saat ini, sang gelandang sedang berupaya memulihkan kondisi setelah mengalami retakan pada lutut dan berpacu dengan waktu agar siap membela Argentina di Piala Dunia 2026. Paz mencoba meredakan kekhawatiran mengenai cederanya melalui unggahan di Instagram.
"Beberapa hari terakhir masa pemulihan. Sudah tidak sabar untuk memulai lagi!!" tulis Paz dalam unggahan foto latihan yang dibagikannya.
Nilai Pasar dan Persaingan Skuad
Bersama Como, pemain berusia 21 tahun itu menjadi pusat kreativitas dalam sistem permainan rancangan Cesc Fabregas. Sepanjang musim lalu, Paz mencatatkan 13 gol dan delapan assist dalam 40 pertandingan hingga membuat valuasinya mencapai 80 juta euro menurut Transfermarkt.
Namun, Real Madrid tidak perlu mengeluarkan dana sebesar itu. Pakar transfer Argentina, German Garcia Grova, melaporkan bahwa Los Blancos memiliki klausul pembelian kembali dari Como bernilai 9 juta euro yang bisa diaktifkan pada musim panas ini.
Perez masih menjadi favorit kuat untuk memenangkan pemilihan presiden pada 7 Juni mendatang. Namun, dengan Como yang akan tampil di Liga Champions serta padatnya lini tengah Real Madrid yang sudah dihuni Arda Guler dan Franco Mastantuono, skenario Paz bertahan satu musim lagi di Italia tetap sangat mungkin terjadi.