YouTuber Maroko Dikecam Usai Unggah Konten Bangkai Anjing

Share

Seorang kreator konten asal Maroko menuai kritik tajam setelah menyiarkan rekaman video kontroversial yang memperlihatkan bangkai seekor anjing. Aksi tersebut memicu reaksi keras dari publik dan komunitas pencinta satwa.

Unggahan video yang menampilkan bangkai anjing dengan narasi seolah-olah hendak dikonsumsi tersebut dinilai tidak manusiawi. Video ini dianggap melanggar nilai-nilai kemanusiaan, seperti dikutip dari Detik Food melalui laporan Yabiladi pada 5 Juni 2026.

YouTuber bernama Ayoub Bn Nsns tersebut memperlakukan bangkai anjing menyerupai prosesi hewan kurban Idul Adha. Konten ini menyebar luas di jagat maya dan memicu kemarahan dari berbagai kalangan masyarakat.

Merespons kejadian itu, tiga organisasi kesejahteraan hewan di Tetouan, Maroko, bergerak mengambil tindakan. Mereka melayangkan laporan resmi kepada Jaksa Kerajaan di Pengadilan Tingkat Pertama Tetouan guna menuntut penyelidikan dan langkah hukum.

Tiga lembaga yang mengawal kasus ini adalah Al Rahma Association for the Care of Stray Dogs di M'diq, Al Amal Association for Animal Welfare di Tetouan, serta Mizan Al Rahma wal Adala Association for the Defense of Animals di Tetouan.

Presiden Al Rahma Association for the Care of Stray Dogs, Mohamed Amziane, mengungkapkan kekecewaannya terhadap isi tayangan tersebut. Ia menilai tindakan itu merefleksikan hilangnya empati dasar manusia.

Amziane memberikan catatan kritis mengenai penyalahgunaan simbol Idul Adha dalam rekaman tersebut. Menurutnya, Idul Adha mengusung nilai solidaritas, kasih sayang, dan penghormatan terhadap makhluk hidup, bukan kekerasan.

Dirinya menambahkan bahwa perilaku kejam terhadap binatang dapat menjadi indikasi awal dari tindakan agresif yang lebih luas. Oleh sebab itu, aliansi organisasi ini mendesak aparat penegak hukum segera mengusut tuntas perkara tersebut.

Menghadapi kecaman yang meluas, Ayoub Bn Nsns sempat menyampaikan klarifikasi melalui media sosial sebelum akhirnya menghapus video tersebut dari salurannya. Dirinya membantah telah melakukan pembunuhan terhadap anjing yang ada dalam kontennya.

Berdasarkan pembelaannya, satwa tersebut ditemukan sudah mati di tepi jalan akibat kecelakaan lalu lintas. Ia meminta masyarakat untuk tidak menuduhnya melakukan penyembelihan, meski motif asli pembuatan konten tersebut belum diketahui secara pasti.

Ayoub Bn Nsns sendiri dikenal sebagai kreator digital yang kerap memproduksi materi video bertema tantangan ekstrem. Sebelum kasus ini, beberapa kontennya yang menampilkan aksi memakan serangga, tikus besar, hingga kalajengking juga sempat memanen kritik.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author