Xiaomi Ekspansi Pasar Smart TV Berkat Tingginya Konsumsi Layar Lebar
Pasar televisi pintar di dalam negeri terus digenjot oleh Xiaomi Indonesia seiring tingginya aktivitas menonton masyarakat. Produsen teknologi ini memperkuat penetrasi produk smart TV di Jakarta pada Kamis (6/8/2026).
Langkah ekspansi tersebut merespons laporan Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025 yang mencatat 70 persen penduduk Indonesia aktif mengonsumsi tayangan televisi setiap hari. Frekuensi menonton masyarakat bahkan mencapai enam hingga tujuh hari dalam sepekan.
Tingginya intensitas penggunaan perangkat layar lebar menjadikan televisi sebagai pusat hiburan keluarga. Kondisi ini membuktikan besarnya potensi pasar perangkat elektronik di pasar domestik.
Head of PR Xiaomi Indonesia Abee Hakim menjelaskan alasan di balik keputusan perusahaan untuk konsisten memperluas portofolio produk televisinya.
"Potensi pasar televisi di dalam negeri sangat besar karena kebutuhan masyarakat terhadap perangkat hiburan layar lebar terus berkembang seiring meluasnya adopsi teknologi digital dan akses internet," ujar Abee, di Jakarta, (06/08/26).
Meskipun Xiaomi tidak merinci angka penjualan spesifik untuk pasar Indonesia dalam laporan keuangan globalnya, segmen perangkat rumah tangga pintar dan ekosistem IoT tercatat terus mengalami pertumbuhan positif setiap kuartal.
Pergeseran pola konsumsi konten digital melalui platform Over-The-Top (OTT) dan media sosial turut mengubah fungsi televisi. Selain media hiburan, televisi modern dengan desain bezel tipis kini dimanfaatkan masyarakat sebagai elemen estetika hunian.
Guna menjangkau berbagai lapisan konsumen, varian 32 inci menjadi opsi terpopuler bagi masyarakat kelas menengah ke bawah karena harganya yang terjangkau. Sementara itu, Xiaomi juga menyediakan varian 43 inci, 55 inci, hingga di atas 80 inci untuk memenuhi kebutuhan pengalaman visual sinematik.