Waskita Karya Bangun Tiga Kawasan Sekolah Rakyat Papua Rp1,07 Triliun

Share

PT Waskita Karya (Persero) Tbk dipercaya untuk membangun tiga kawasan Sekolah Rakyat (SR) di Provinsi Papua. Proyek strategis ini memiliki total nilai kontrak sebesar Rp1,07 triliun, seperti dilansir dari Detik Finance.

Pembangunan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas. Selain itu, proyek tersebut bertujuan untuk mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah Indonesia Timur.

Melalui Kerja Sama Operasi (KSO) Waskita-Adhi-PAB, pengerjaan fasilitas pendidikan ini akan dilaksanakan di Kabupaten Jayapura, Kabupaten Sarmi, dan Kabupaten Biak Numfor. Seluruh pekerjaan ditargetkan rampung dalam waktu sekitar 5,5 bulan agar dapat mulai dimanfaatkan pada Januari 2027.

Kepercayaan ini menegaskan peran Waskita Karya sebagai mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan infrastruktur yang bermanfaat nyata bagi masyarakat. Proyek ini juga memperkuat rekam jejak Perseroan sebagai BUMN Konstruksi yang telah berkontribusi membangun infrastruktur nasional selama lebih dari 65 tahun.

Berbekal pengalaman mengelola proyek kompleks di berbagai wilayah Indonesia dengan tantangan geografis beragam, Perseroan optimistis mampu menghadirkan pembangunan yang tepat mutu, tepat waktu, dan tepat biaya.

Corporate Secretary Waskita Karya Ermy Puspa Yunita mengatakan SR Papua merupakan bagian dari komitmen Perseroan dalam mendukung agenda pembangunan nasional, khususnya yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

"Pembangunan Sekolah Rakyat di Papua bukan sekadar menghadirkan infrastruktur pendidikan, tetapi menjadi investasi jangka panjang untuk membangun generasi unggul Indonesia. Kepercayaan yang diberikan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) kepada Waskita merupakan amanah yang kami jawab melalui kualitas pelaksanaan, inovasi konstruksi, serta kolaborasi yang kuat dengan seluruh pemangku kepentingan," ujar Ermy.

Ermy menjelaskan lokasi proyek yang berada di wilayah paling timur Indonesia menghadirkan tantangan logistik tersendiri. Guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai target, Perseroan telah menyiapkan strategi mobilisasi material, peralatan, dan sumber daya secara terintegrasi dengan memanfaatkan jalur distribusi melalui Pelabuhan Jayapura, Sarmi, dan Biak.

Lingkup pekerjaan meliputi pembangunan ruang kelas jenjang SD, SMP, dan SMA, asrama putra dan putri, gedung serbaguna, rumah susun guru, rumah ibadah, kantin, lapangan, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya. Seluruh sarana tersebut dirancang menjadi kawasan pendidikan terpadu.

Waskita memandang pembangunan infrastruktur sosial sebagai bagian penting dari pembangunan ekonomi nasional. Kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan tidak hanya memperluas akses pendidikan berkualitas, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, membuka lapangan kerja, serta menggerakkan rantai pasok daerah.

Perseroan terus memperkuat posisinya sebagai perusahaan konstruksi nasional yang mampu menghadirkan solusi infrastruktur berstandar tinggi dengan mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, keselamatan kerja, inovasi, dan keberlanjutan.

Perseroan meyakini setiap proyek yang dibangun bukan hanya menghasilkan aset fisik, tetapi juga menciptakan fondasi bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat dan daya saiang bangsa di masa depan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author