Warren Buffett Hentikan Donasi Rutin ke Gates Foundation

Share

Miliarder Warren Buffett memutuskan untuk menyudahi pemberian donasi rutin kepada Gates Foundation, yayasan amal yang dikelola oleh Bill Gates. Langkah ini menandai perubahan besar dalam komitmen filantropi sang investor kawakan.

Keputusan tersebut dilansir dari Detik Finance, di mana aliran dana amal Buffett kini dialihkan kepada empat yayasan yang dipimpin oleh ketiga anak kandungnya. Padahal, Buffett pada tahun 2006 sempat menyatakan komitmen untuk mendonasikan kekayaannya seumur hidup ke Gates Foundation.

Sesuai jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya, Buffett seharusnya menyumbangkan hampir US$ 4,5 miliar atau setara Rp 81,19 triliun (kurs Rp 18.043) kepada Gates Foundation pada bulan ini.

Namun, langkah itu berubah setelah dirinya memilih mengalihkan donasi berbentuk saham Berkshire Hathaway tersebut ke yayasan keluarganya. Akumulasi donasi yang dihimpun empat yayasan anak-anaknya kini mendekati US$ 6 miliar atau sekitar Rp 108,22 triliun.

"Tujuan saya adalah untuk menjual semua saham Berkshire saya dalam waktu sekitar delapan tahun," ungkap Buffett dikutip dari CNBC, Kamis (16/7/2026).

Saat ini, Buffett menggenggam kepemilikan saham Berkshire Hathaway dengan estimasi nilai pasar melampaui US$ 140 miliar atau sekitar Rp 2.525 triliun.

Bila mengacu pada target penjualan selama delapan tahun ke depan, ia diperkirakan menyalurkan donasi sekitar US$ 17 jam atau setara Rp 306,73 triliun setiap tahunnya.

"Tentu saja, kematian tidak dapat diprediksi, tetapi sisa saham saya akan disumbangkan ke empat yayasan tersebut dengan satu atau lain cara paling lambat tanggal 31 Desember 2034," jelasnya.

Empat lembaga yang dikelola anak-anak Buffett meliputi Susan Thompson Buffett Foundation, Sherwood Foundation, Howard G. Buffet Foundation, dan NoVo Foundation. Pada tahun 2025, ia sudah menyalurkan dana sebesar US$ 1,4 miliar atau Rp 25,24 triliun kepada yayasan-yayasan tersebut.

Untuk tahap awal tahun ini, Susan Thompson Buffett Foundation akan menerima 9 juta saham Berkshire Hathaway kelas B dengan nilai mendekati US$ 4,5 miliar atau Rp 81,12 triliun. Sementara itu, tiga yayasan lainnya masing-masing memperoleh 1 juta saham kelas B senilai US$ 500 juta.

Menariknya, dalam pengumuman teranyar ini, Buffett tidak menyinggung soal pemberian donasi tambahan pada momen Thanksgiving, kegiatan yang rutin dilakukannya selama empat tahun ke belakang.

Keretakan Hubungan dan Kasus Jeffrey Epstein

Berdasarkan laporan yang dirilis oleh The Wall Street Journal, penundaan donasi terjadwal ke Gates Foundation ini dilakukan seraya menunggu tinjauan dari firma hukum terkait hubungan yayasan tersebut dengan Jeffrey Epstein.

Sebelumnya, komitmen Buffett pada 2006 mensyaratkan pemberian donasi saham Berkshire Hathaway kelas B berjalan selama Bill atau Melinda Gates masih hidup dan aktif memimpin kebijakan yayasan.

Kerenggangan hubungan mulai tercium ke publik pada tahun 2021. Kala itu, Buffett mundur dari posisi dewan pengawas yayasan, hanya berselang dua bulan setelah Bill dan Melinda mengumumkan perceraian mereka.

Kondisi ini kian tegas pada tahun 2024 saat Buffett menyatakan Gates Foundation tidak akan mendapat bagian dari warisannya. Revisi wasiatnya menetapkan ketiga anaknya sebagai wali amanat untuk mengelola lebih dari 99% total kekayaannya.

Hubungan kedua tokoh ini disinyalir makin memburuk akibat terungkapnya dokumen kasus Jeffrey Epstein yang menyeret nama Gates. Pada Maret lalu, Buffett bahkan mengaku sudah tidak lagi menjalin komunikasi dengan Gates.

Ketika dikonfirmasi perihal kelanjutan donasi untuk Gates Foundation di masa depan, Buffett menegaskan masih memantau perkembangan kasus tersebut.

"Saya telah mempelajari hal-hal yang tidak saya ketahui tentang sesuatu selama bertahun-tahun ini," katanya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author