4 Warna Race Flag Berbasis WBGT dalam Lomba Lari Marathon
Published
·
1 Reads
Pelari marathon perlu memperhatikan kondisi cuaca selama perlombaan karena perubahan suhu dapat memengaruhi kemampuan tubuh beradaptasi terhadap panas. Race organizer biasanya menggunakan Race Flag berbasis Wet Bulb Globe Temperature (WBGT) untuk membantu pelari mengenali perubahan cuaca sepanjang lintasan. Berikut adalah 4 tingkat warna race flag berbasis WBGT yang wajib diketahui pelari:
- Race Flag Hijau — Menunjukkan status Normal dengan suhu di bawah 24,9 derajat Celsius, di mana kondisi lingkungan aman untuk aktivitas olahraga endurance dan pelari dianjurkan menjaga hidrasi.
- Race Flag Kuning — Menunjukkan status Caution dengan suhu 25 hingga 29,9 derajat Celsius yang menandakan risiko heat stress mulai meningkat, sehingga pelari perlu menyesuaikan pace dan meningkatkan cairan.
- Race Flag Merah — Menunjukkan status High Risk dengan suhu 30 hingga 31,9 derajat Celsius yang menandakan risiko heat stress tinggi, sehingga pelari dianjurkan mengurangi intensitas dan memanfaatkan fasilitas medis bila perlu.
- Race Flag Hitam — Menunjukkan status Extreme dengan suhu di atas 32 derajat Celsius, di mana perlombaan harus dihentikan sementara demi keselamatan para pelari.
Penerapan sistem warna race flag ini sangat penting karena kondisi cuaca dapat berubah seiring berjalannya waktu perlombaan. Dengan memantau bendera yang dipasang di setiap titik rute, pelari dapat mengantisipasi risiko gangguan akibat panas seperti heat exhaustion dan heat stroke dengan menyesuaikan strategi berlari.
Follow publika.id on Google News
Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author