Veda Ega Finis Kedelapan Moto3 Catalunya Saat Ramadipa Tembus Tujuh Besar
Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama berhasil finis di posisi kedelapan pada balapan utama Moto3 Catalunya 2026 di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol, Minggu, 17 Mei 2026, setelah memulai perlombaan dari urutan ke-20.
Hasil ini melengkapi rangkaian performa menjanjikan para pembalap muda Indonesia di Spanyol, termasuk MK Ramadipa yang sukses menembus posisi tujuh besar pada sesi latihan bebas pertama Moto3 Junior World Championship 2026 di sirkuit yang sama.
Veda Ega Pratama sempat mengalami kesulitan pada sesi kualifikasi pertama (Q1) dan gagal melaju ke babak Kualifikasi 2 (Q2) setelah tergeser ke posisi ketujuh di menit-menit akhir sesi oleh para pesaingnya.
Pembalap asal Gunungkidul tersebut awalnya menempati posisi start ke-21, namun naik satu tingkat ke posisi ke-20 setelah pembalap Casey O'Gorman menerima hukuman penurunan 12 posisi akibat membalap terlalu lambat saat Q1.
"Kami cukup berjuang keras sejak kemarin untuk mencoba menemukan perasaan terbaik dengan motor dan juga menyesuaikan gaya berkendara saya dengan kondisi yang ada. Langkah demi langkah kami meningkat selama sesi dan pagi ini kecepatannya terlihat lebih baik, jadi masih ada hal positif dari hari ini meskipun hasil kualifikasi tidak seperti yang kami inginkan," ujar Veda Ega Pratama, Pembalap Honda Team Asia.
Veda Ega Pratama kemudian menerapkan strategi manajemen ban yang matang pada balapan utama untuk mengatasi degradasi ban ekstrem akibat cuaca panas di Catalunya, dengan sempat merangsek ke posisi 13 di lap pembuka sebelum menghemat cengkeraman ban di pertengahan lomba.
Manajer Tim Honda Team Asia Hiroshi Aoyama memberikan apresiasi besar terhadap ketenangan serta daya juang pembalapnya yang kini menjadi tumpuan utama tim dengan sumbangan seluruh 58 poin yang menempatkan tim di peringkat keenam klasemen.
– Veda mengawali lomba dengan bergabung di grup kedua sebelum akhirnya mampu mengejar rombongan terdepan yang memperebutkan podium. – Ritme balapan kali ini sangatlah tinggi dan berat, namun ia terus berjuang keras hingga menyentuh garis finis di putaran terakhir. – Mampu finis di posisi kedelapan setelah memulai balapan dari posisi yang sangat jauh merupakan pencapaian positif sekaligus pengalaman berharga bagi perkembangannya, kata Hiroshi Aoyama, Manajer Tim Honda Team Asia.
Usai balapan yang menguras fisik tersebut, momen emosional terjadi di dalam garasi Honda Team Asia ketika Veda Ega Pratama tertunduk menangis setelah dipeluk oleh seorang mekanik senior Honda.
Performa teknis Veda dalam memberikan masukan spesifik mengenai sasis, pengereman mesin, hingga suspensi dikabarkan membuat Honda Racing Corporation (HRC) Jepang terkesan dan menyiapkan sejumlah peningkatan komponen aerodinamika untuk seri-seri Eropa berikutnya.
Sementara itu, dilansir dari Malang Disway, pembalap binaan Honda Asia Dream Racing Junior Team, MK Ramadipa, mencatatkan waktu 1 menit 48,464 detik untuk menempati posisi ketujuh pada latihan bebas pertama Moto3 Junior World Championship 2026.
Ramadipa, yang sudah mengenal karakter sasis Catalunya lewat ajang European Talent Cup (ETC) dan Red Bull Rookies Cup, terpaut dari Leonardo Zanni di posisi tercepat, disusul Travis Bard dan Fernando Bujosa.
Rangkaian sesi MK Ramadipa berlanjut pada latihan bebas kedua, disusul sesi kualifikasi pada Sabtu, 23 Mei 2026, sebelum menjalani dua balapan utama masing-masing sepanjang 14 putaran pada Minggu, 24 Mei 2026.
| Kategori Data | Keterangan Statistik |
|---|---|
| Poin Honda Team Asia | 58 Poin (Seluruhnya dari Veda Ega) |
| Peringkat Klasemen Tim | Posisi Keenam |
| Hasil Terbaik Rekan Setim | Finis Posisi ke-22 (Zen Mitani) |
| Status Konsistensi | Selalu Poin (Kecuali insiden crash GP Amerika) |
Setelah menyelesaikan seluruh agenda balapan di Catalunya, Veda Ega Pratama dijadwalkan kembali mengaspal pada seri balapan berikutnya di Sirkuit Mugello, Italia, pada akhir bulan Mei 2026.