Luciano Leandro Minta Timnas Indonesia Fokus Pembentukan Skuad Matang
Pengamat sepak bola nasional Luciano Leandro mengingatkan Timnas Indonesia agar tidak cuma berfokus pada perburuan poin pemeringkatan FIFA dalam turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung pada 25 September hingga 4 Oktober 2026.
Ekspektasi tinggi dibebankan kepada pelatih John Herdman untuk memanfaatkan ajang resmi FIFA ini sebagai wahana pematangan taktik dan penguatan kedalaman skuad Garuda. Indonesia yang menempati posisi ke-118 dunia per 8 Agustus 2026 dengan 1.157,05 poin bakal bertindak sebagai tuan rumah Divisi Premier di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta dan Stadion Si Jalak Harupat Bandung.
Persaingan ketat dipastikan bakal terjadi seiring hadirnya sejumlah tim kuat Asia Tenggara. Kendati perolehan poin tetap krusial untuk memperbaiki posisi di pemeringkatan dunia, penekanan utama disarankan berada pada pengembangan kualitas permainan.
"Ya, karena turnamen ini masuk kalender resmi FIFA, tentu setiap pertandingan memiliki nilai kompetitif dan dapat memberikan pengaruh terhadap ranking FIFA Indonesia. Jadi, tentu saja poin dan ranking tetap penting," ujar Luciano kepada Bola.com yang dilansir Liputan6.com.
Mantan pemain dan pelatih tersebut menambahkan bahwa orientasi berburu angka sebaiknya tidak mengesampingkan tujuan jangka panjang pembentukan tim.
"Tetapi, menurut saya, jangan melihat turnamen ini hanya sebagai cara untuk mengejar poin FIFA. Yang lebih penting adalah bagaimana Indonesia menggunakan ajang ini untuk membangun tim yang lebih matang, kompetitif, dan memiliki kedalaman skuad," katanya.
Turnamen ini dipandang sebagai momentum yang tepat bagi tim kepelatihan untuk merotasi pemain serta menguji potensi-potensi baru. Kesempatan tampil di level kompetitif yang tinggi diharapkan mampu memperluas pilihan pemain bagi skuad senior.
"Indonesia harus berani memberikan kesempatan kepada pemain-pemain yang memiliki kualitas, termasuk pemain muda yang potensial tetapi tetap dengan standar kompetisi yang tinggi," ucap Luciano.
Ajang FIFA ASEAN Cup 2026 ini juga menjadi sarana pembuktian sekaligus momen kebangkitan bagi Timnas Indonesia setelah mengalami kegagalan pada Piala AFF 2026 lalu.
"Kalau kita ingin Indonesia terus berkembang dan memiliki target besar di level Asia bahkan Piala Dunia, setiap pertandingan resmi FIFA harus menjadi bagian dari proses pembangunan sepak bola nasional," tutur Luciano.