Urine Terlalu Jernih Bisa Menandakan Gangguan Fungsi Ginjal

Share

Banyak anggapan menyebutkan bahwa mengonsumsi air putih hingga warna urine menjadi bening menandakan kondisi tubuh yang semakin sehat. Namun, hal tersebut tidak sepenuhnya tepat.

Urine yang terus-menerus berwarna terlalu jernih atau transparan justru dapat menjadi indikasi adanya masalah pada fungsi ginjal. Fakta tersebut dikutip dari Detik Health berdasarkan laporan The Standard.

Pakar urologi dr Wong Si-gong menjelaskan bahwa warna urine menjadi salah satu penanda metabolisme serta kinerja organ ginjal manusia.

Saat urine terus-menerus berwarna bening, kondisi ini menandakan tubuh mengalami overhidrasi atau kelebihan cairan. Akibatnya, ginjal terpaksa bekerja lebih keras guna membuang kelebihan air tersebut.

Kondisi overhidrasi juga berisiko memicu hiponatremia, yaitu ketidakseimbangan elektrolit akibat kadar natrium yang terlalu rendah dalam darah. Gejala yang muncul dapat berupa pusing, mual, lemas, hingga kejang.

Urine yang sangat bening terkadang muncul bersama keluhan lain, seperti meningkatnya frekuensi buang air kecil atau terbangun lebih dari dua kali pada malam hari (nokturia).

Menurut dr Wong, ada beberapa faktor yang berpotensi menjadi penyebab kondisi tersebut:

1. Overhidrasi: Kondisi intoksikasi air yang terjadi akibat minum berlebihan sehingga membebani organ ginjal.

2. Efek Samping: Dampak dari konsumsi obat diuretik, minuman berkafein, atau alkohol.

3. Diabetes: Tingginya kadar gula darah yang memicu poliuria atau lonjakan volume urine.

4. Penyakit Ginjal Kronis Stadium Awal: Terjadinya penurunan kemampuan ginjal dalam mengonsentrasi urine.

Guna memastikan penyebab pastinya, dr Wong menyarankan masyarakat untuk menjalani pemeriksaan fungsi ginjal. Beberapa di antaranya meliputi tes kreatinin serum, protein urine, serta kadar elektrolit darah.

Ia juga mengingatkan bahwa indikator hidrasi yang sehat bukan diukur dari warna urine yang benar-benar bening, melainkan dari kestabilan metabolisme tubuh.

Fungsi ginjal manusia dinilai bekerja secara normal dan seimbang apabila urine memperlihatkan dua warna spesifik, yakni kuning pucat dan kuning muda seperti warna jerami.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author