Turki Jadi Tujuan Operasi Potong dan Sambung Tulang Kaki
Tren medis di Turki kini diwarnai dengan meningkatnya kedatangan wisatawan asing yang ingin menjalani prosedur pemanjangan maupun pemendekan tulang kaki. Langkah ini diambil oleh orang-orang yang merasa kurang percaya diri dengan tinggi badan mereka, seperti dilansir dari Detik Health.
Prosedur pemendekan tulang dilakukan dengan memotong tulang paha untuk membuang sebagian bagiannya. Tulang yang terpisah kemudian disambung kembali menggunakan bantuan batang logam hingga jaringan tulang menyatu sepenuhnya.
Prosedur pemanjangan tulang dilakukan dengan memotong tulang kaki, lalu memisahkan kedua bagian tersebut secara bertahap selama beberapa bulan. Proses pemisahan ini merangsang pembentukan jaringan tulang baru di celah yang terbentuk.
Kepala ahli bedah, dr Yunus Oc, menyampaikan bahwa mayoritas pasien yang memilih prosedur ini adalah pria. Banyak dari mereka mengaku sering menerima ejekan terkait tinggi badan dari lingkungan sekitar.
"Pasien mungkin tidak dipilih oleh seorang wanita untuk menjalin hubungan. Pasien-pasien ini memiliki lebih banyak masalah mental dalam aktivitas sosial. Ketika kami menambahkan 8 cm atau 9 cm, mereka merasa lebih baik. Beberapa pasien berharap memiliki istri dan anak, tetapi mereka tidak menyukai tubuh mereka," kata dr Yunus Oc.
Seorang pria asal Prancis bernama Bertrand Darnamin membagikan alasannya mengambil tindakan medis tersebut setelah mengetahui informasinya dari media sosial.
"Agar saya merasa lebih baik tentang diri saya dan lebih percaya diri," ungkap Darnamin.
Risiko Besar dan Peringatan Medis
Tindakan pembedahan ini membawa konsekuensi rasa nyeri yang hebat serta penggunaan kursi roda selama pemulihan. Pasien diwajibkan menjalani fisioterapi intensif selama berbulan-bulan, dengan salah satu klinik di Istanbul menyarankan masa pemulihan hingga enam bulan.
Proses pemanjangan tulang umumnya membutuhkan waktu antara enam hingga sembilan bulan, bahkan dapat berlangsung lebih lama. Durasi tersebut sangat bergantung pada target penambahan panjang tulang yang diinginkan pasien.
Banyak warga Inggris rela membeli paket liburan khusus yang mencakup operasi ini. Hal tersebut memicu peringatan dari National Health Service (NHS) agar masyarakat menghindari prosedur bernilai tinggi ini jika tanpa indikasi medis.
"Ini adalah prosedur serius dan invasif yang dapat bermanfaat bagi pasien jika ada kebutuhan klinis yang nyata, tetapi membawa risiko yang signifikan dan memerlukan diskusi yang menyeluruh antara pasien dan ahli bedah," kata Profesor Tim Briggs, ahli bedah ortopedi sekaligus Direktur Nasional NHS.
"Pasien menghadapi perawatan selama berbulan-bulan, yang bisa sangat menyakitkan, dengan kemungkinan infeksi, kerusakan saraf, pembekuan darah, dan bahkan kecacatan permanen," tambah Profesor Tim Briggs.
Indikasi Medis Tindakan Pemotongan Tulang
Ditinjau dari kacamata medis, pemanjangan atau pemendekan tulang kaki sebenarnya dirancang untuk penderita perbedaan panjang kedua kaki atau limb length discrepancy (LLD).
Kondisi LLD dapat menyebabkan perbedaan panjang tulang mencapai beberapa sentimeter. Jika dibiarkan tanpa penanganan medis, penderita LLD berisiko mengalami keluhan berkepanjangan seperti nyeri punggung serta hambatan dalam berjalan dan berlari.