Dokter SpGK Bagikan Trik Atasi Craving Makanan Saat Diet
Keinginan kuat untuk ngemil makanan gurih, bertepung, maupun gorengan sering kali menjadi ujian terberat bagi seseorang yang baru belajar menjalani diet. Bayangan sensasi renyah dan gurih kerap mengganggu konsistensi pola makan sehat yang sedang dibangun.
Seperti dilansir dari Detik Health, spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, membagikan sejumlah trik cerdas untuk menyiasati dorongan craving tersebut tanpa harus menggagalkan program diet.
Menurut dr Yaze, keinginan untuk ngemil sebenarnya dapat diakali berdasarkan jenis sensasi rasa serta tekstur yang sedang diinginkan oleh tubuh.
Bagi orang yang menyukai sensasi gurih, dr Yaze menyarankan untuk mengonsumsi yogurt atau makanan dan minuman lain yang mengandung probiotik. Pilihan ini dapat memuaskan lidah tanpa merusak skema nutrisi harian.
Sementara itu, ketika mulut hanya butuh sensasi mengunyah sesuatu yang renyah, potonglah timun atau wortel segar sebagai solusinya. Langkah sederhana ini efektif memuaskan dorongan mengunyah tanpa menyumbang kalori berlebih.
Strategi Aman Saat Ingin Makan Gorengan
dr Yaze tidak menampik bahwa konsumsi gorengan berlebih mampu melonjakkan asupan kalori harian secara drastis. Namun, kondisi ini bukan berarti tidak memiliki jalan keluar bagi para pelaku diet.
"Kalau misalnya siang sudah banyak makan gorengan, malamnya mungkin kita bisa kurangi kapasitas porsinya," saran dr Yaze dalam live TikTok Detik Health, Kamis (20/8/2026).
Selain membatasi porsi makan di jadwal berikutnya, dr Yaze mengimbau untuk mengubah teknik memasak. Strategi ini dilakukan agar tetap mendapatkan tekstur renyah namun dengan kadar kalori yang lebih rendah.
"Misalnya kayak di air fryer, jadi tetap crunchy, tapi mungkin minyaknya lebih minim. Atau lebih bagus lagi misalnya dipanggang, gitu boleh juga. Bagus lagi kalau misalnya dikukus," tutur dr Yaze.