Bank Indonesia Catat Transaksi Pembayaran Digital Tumbuh 37 Persen

Share

Bank Indonesia melaporkan volume transaksi pembayaran digital pada kuartal I 2026 melonjak sebesar 37,69 persen secara tahunan hingga mencapai 14,82 miliar transaksi. Capaian ini dipicu oleh perluasan akseptasi sistem pembayaran digital di masyarakat, sebagaimana dilansir dari Bloomberg Technoz pada Kamis (21/5/2026).

Pertumbuhan positif ini juga tercermin pada pemakaian aplikasi seluler yang naik 11,82 persen serta internet banking yang meningkat sebesar 17,13 persen. Lonjakan signifikan tersebut didorong oleh peningkatan ekosistem digital secara konsisten.

"Termasuk transaksi QRIS yang tumbuh mencapai 116,43% (yoy). Kinerja tersebut didukung oleh peningkatan jumlah pengguna dan merchant," ujar Perry Warjiyo, Gubernur BI.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Hasil Rapat Dewan Gubernur BI Periode Mei 2026 pada Rabu (20/5/2026). Di sisi lain, infrastruktur pembayaran ritel melalui BI-FAST mengalirkan 1,4 miliar transaksi dengan nilai mencapai Rp3.519 triliun atau tumbuh sebesar 30,82 persen.

Meskipun demikian, perlambatan terjadi pada transaksi interbank bernilai besar melalui sistem BI-RTGS yang turun 0,2 persen menjadi 2,46 juta transaksi pada triwulan pertama tahun ini. Walau volume menurun, nominal transaksi BI-RTGS tetap mencatatkan pertumbuhan sebesar 11,26 persen dengan total nilai Rp51.490 triliun.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author