Timnas Indonesia Tantang Vietnam di Piala AFF 2026

Share

Pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Vietnam menjadi momen yang paling dinantikan oleh para penggemar sepak bola di tanah air. Seperti dilansir dari Bola, kedua negara tergabung dalam Grup A Piala AFF 2026 dan menjadi tim unggulan yang akan saling berhadapan di fase grup.

Laga sengit tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, pada 3 Agustus mendatang. Keberhasilan mengatasi Vietnam, baik dalam laga kandang maupun tandang, akan mempermudah langkah anak asuh John Herdman menuju babak berikutnya.

Turnamen Piala AFF menjadi pembuktian tersendiri bagi John Herdman. Walau tidak masuk dalam kalender resmi FIFA, Indonesia tercatat belum pernah sekalipun meraih gelar juara dalam kompetisi sepak bola tertinggi di Asia Tenggara ini.

Sejak pertama kali bergulir pada tahun 1996 dengan nama Piala Tiger, Skuad Garuda sudah berhasil menembus babak final sebanyak enam kali. Namun, seluruh kesempatan tersebut selalu berakhir dengan kegagalan di partai puncak.

Kini, di bawah arahan pelatih John Herdman, PSSI bersama masyarakat Indonesia menaruh harapan besar agar Rizky Ridho dan kawan-kawan mampu keluar sebagai yang terbaik. Peta persaingan di Grup A, khususnya menjelang laga kontra Vietnam, turut memicu analisis dari pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan.

John Herdman menegaskan bahwa Timnas Indonesia akan berkonsentrasi penuh dalam menjalani setiap pertandingan di Piala AFF 2026. Pernyataan tersebut dia sampaikan setelah sesi wawancara pada Jumat (22/5/2026), dengan menitikberatkan pada pentingnya proses serta mentalitas bertanding tim daripada sekadar target juara.

Melalui kanal YouTube pribadinya, Bung Ropan, pengamat yang juga jurnalis senior tersebut memaparkan kesiapan Timnas Indonesia yang saat ini masih melangsungkan pemusatan latihan (TC).

"Setelah TC untuk melihat pemain-pemain siapa yang akan tampil nantinya di Piala AFF pada bulan Juli dan Agustus yang akan datang, John Herdman kemudian akan fokus di FIFA matchday di awal Juni," kata Ropan.

"Melawan Oman tanggal 5 Juni dan Mozambik tanggal 9 Juni. Ada 26 pemain yang diambil dari 44 pemain yang sudah diumumkan untuk masuk di dalam TC Piala AFF dan FIFA Matchday. Kita akan menunggu siapa yang akan dipilih nantinya oleh John Herdman," imbuhnya.

Pemanfaatan Pemain Liga Domestik

Mengingat kompetisi Piala AFF berada di luar agenda resmi FIFA, seluruh tim peserta, termasuk Indonesia, bakal memaksimalkan potensi para pemain terbaik yang merumput di kompetisi domestik.

"Karena ini Piala AFF, jadi khusus bagi pemain-pemain lokal atau yang bertanding di Liga Super. Tidak ada pemain-pemain abroad yang bermain di Eropa di Piala AFF karena ini bukan agenda FIFA," tukas Ropan.

"John Herdman tetap fokus sekarang untuk pemain yang ada di Liga Super. Makanya yang main di Eropa itu hanya difokuskan atau diprioritaskan di FIFA matchday karena masuk dalam agenda FIFA," jelas Ropan.

"Kalau bicara Piala AFF, kita tahu bersama kita berada di grup bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan menunggu pemenang antara Brunei Darussalam dan Timor Leste".

"Sementara di grup B ada Thailand, Filipina, ada Malaysia, ada Myanmar, dan Laos. Sistem format yang dipakai di Piala AFF kali ini dua kandang dan dua tandang. Itu artinya timnas kita akan bermain dua kali kandang dan dua kali tandang. Lalu kandang lawan siapa? Di kandang kita dua kali akan berhadapan dengan Kamboja dan kemudian melawan Vietnam".

"Di laga tandang, kita akan bertarung melawan pemenang antara Brunei Darussalam atau Timur Leste kemudian terakhir melawan Singapura."

"Nah, jadwal pertandingan kandang berlangsung pada tanggal 27 Juli. Lawan pertama adalah Kamboja. Kemudian nantinya pertandingan kandang kedua itu melawan tim kuat yang ditunggu-tunggu dengan rivalitas yang sangat tinggi".

Stadion Pakansari Bersolek Sambut Vietnam

Ropan meyakini bahwa pertandingan kontra Vietnam di Stadion Pakansari akan menyedot perhatian besar dari masyarakat serta pendukung setia Timnas Indonesia.

"Pasti banyak yang ingin menonton. Duel antara Indonesia melawan Vietnam tepatnya akan berlangsung pada tanggal 3 Agustus. Itu dua kandang. Oke, kalau bicara tandang kita akan tandang dua kali tanggal 31 Juli melawan pemenang antara Brunei dan Timor Leste. Kita belum tahu main di mana," tutur Ropan.

"Kalau Brunei menang tentunya kita akan bermain di Brunei. Tapi kalau Timur Leste menang, ya mungkin saja Timor Leste akan memilih bermain di mana. Bisa saja di Indonesia atau mereka memilih Bali sebagai tempat mereka. Tapi kalau mereka punya stadion yang representatif sesuai standar FIFA atau AFC, ya kita bisa saja bertandang ke Timor Leste".

"Lalu lawan Singapura kapan? Lawan Singapura itu tanggal 7 Agustus setelah kita lawan Vietnam tanggal 3 Juli di kandang. Kita tandang ke Singapura tanggal 7 Agustus, bermain di Stadion Nasional Singapura" .

Menyusul penunjukan Stadion Pakansari sebagai markas resmi untuk fase grup, PSSI langsung mengambil langkah cepat dengan melakukan perbaikan dan memperindah fasilitas stadion tersebut.

"Untuk fase grup, semua dipusatkan di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor. Sekarang Stadion Pakansari sedang bersolek, sedang berbenah. PSSI sudah survei, sudah melihat dan diperbaiki serta menginovasi", kata Ropan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author