Timnas Indonesia tersingkir setelah imbang 1 1 lawan Singapura

Share

Timnas Indonesia tersingkir dari Piala AFF 2026 setelah imbang 1-1 melawan Singapura di Stadion Jalan Besar pada Jumat malam WIB, yang membuat langkah Garuda terhenti. Timnas hanya mengakhiri Grup A di posisi ketiga dengan tujuh poin, sementara Singapura melaju dengan kebutuhan hasil imbang.

Indonesia lebih dulu unggul lewat Ragnar Oratmangoen pada menit ke-47. Harapan untuk memperbesar skor sempat terbuka ketika Song Ui-young mendapat kartu kuning kedua karena insiden dengan Ivar Jenner.

Keputusan awal itu membuat Singapura sempat bermain dengan 10 pemain. Namun, setelah pengecekan VAR dilakukan cukup lama, wasit membatalkan kartu tersebut sehingga Song tetap berada di lapangan.

Singapura menyamakan kedudukan melalui Ilhan Fandi pada menit ke-66. Gol itu lahir setelah terjadi kesalahan komunikasi di lini belakang Indonesia yang melibatkan kiper Cahya Supriadi dan kapten Rizky Ridho.

Skor 1-1 bertahan hingga akhir pertandingan. Hasil itu menguntungkan Singapura yang hanya membutuhkan hasil imbang untuk melaju, sedangkan Indonesia tersingkir dari persaingan Piala AFF 2026.

“Bukanya ini backpass ya? Kok bisa gk ditiup wasit? Harusnya gol singapura itu dibatalin sih,” kata @Afrizal_T_F.

Di media sosial, sejumlah warganet menilai ada pelanggaran dalam momen backpass yang tidak ditiup wasit. Mereka juga mempersoalkan kepemimpinan wasit asal Oman, Abdullah Salim Khalfan Al Amouri.

“Wasit nya harus di non aktifkan di dunia sepakbola,karena terlihat sekali berpihak kepada tuan rumah,” tuding @hendrikdragon.

Warganet lain turut menyinggung keputusan wasit terkait insiden selama pertandingan. Mereka merujuk pada beberapa momen yang dianggap merugikan Indonesia.

“Udah mah wasit nya idiot, ditambah lawan tarkam. Ya selesai,” kata @lepatnaonabi.

Dalam penilaian yang beredar, pemain Singapura dinilai mengoper bola ke belakang sebelum kemudian bola dikuasai kiper dengan tangannya. Wasit tidak menganggap kejadian itu sebagai pelanggaran.

“Backpass Dari Pemain Belakang Singapore ke Kiper itu harusnya FOUL. Wasit nya yang ga tau peraturan Atau emng pura2 galiat,” ujar @onemanassault1 geram.

Sejumlah komentar juga menilai pemain Singapura sadar itu backpass, sambil mencoba mengalihkan perhatian wasit ke isu offside. Selain itu, ada juga penilaian mengenai proses terjadinya gol Ilhan Fandi.

“bahkan pemain singapura sadar itu backpass, tapi coba mengalihkan perhatian wasit ke offside,” kata @ngebolanglagi.

Dilansir dari Detik iNET, Laws of the Game IFAB menyebut penjaga gawang dapat dikenai pelanggaran jika menyentuh bola dengan tangan di dalam kotak penalti setelah bola sengaja ditendang kepadanya oleh rekan satu tim. Hukumannya berupa tendangan bebas tidak langsung, meski penerapannya bergantung pada penilaian wasit terhadap situasi tersebut.

Dilansir dari Detik iNET, di media sosial kata “wasit” menjadi topik ramai setelah pertandingan, termasuk tagar #TimnasDay bersama nama Rizky Ridho dan pelatih John Herdman.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author