SC Telstar Tundukkan NEC Nijmegen Dua Gol Tanpa Balas

Share

SC Telstar mengamankan kemenangan 2-0 saat bertandang ke markas NEC Nijmegen pada laga pembuka Eredivisie musim 2026/2027 di Goffertstadion, Sabtu (8/8/2026). Hasil ini diraih berkat keunggulan dua gol cepat tim tamu pada babak pertama.

Pertandingan baru berjalan 27 detik ketika Patrick Brouwer membobol gawang NEC Nijmegen yang dikawal Gonzalo Crettaz. SC Telstar kemudian memperbesar keunggulan menjadi 2-0 setelah umpan Patrick Brouwer diselesaikan melalui tembakan kaki kiri Rui Mendes.

Kemenangan ini menjadi debut manis bagi pelatih baru SC Telstar, Henk Brugge. Mantan asisten pelatih sc Heerenveen tersebut memimpin tim yang tampil menyerang mengandalkan aksi Jelani Seedorf dan Soufiane Hetli, setelah klub melakukan perombakan skuad akibat finis di peringkat ke-14 musim lalu.

"Momentum ini semakin dekat. Saya sangat menantikan tiupan peluit pertama," kata Henk Brugge, Pelatih Kepala Telstar.

Perubahan komposisi pemain ini diambil manajemen untuk memperkuat fondasi tim di musim baru.

"Saya sangat berterima kasih kepada Telstar karena telah memberikan kesempatan ini kepada saya," ujar Henk Brugge, Pelatih Kepala Telstar.

Di sisi lain, gelandang SC Telstar Nils Rossen yang baru pulih dari cedera lutut dalam beberapa bulan terakhir juga tampil sebagai starter. Ia menjadi salah satu dari sedikit pemain tersisa yang membawa tim promosi.

"Saya merupakan satu dari tiga atau empat pemain yang juga merasakan momen promosi tersebut," kata Nils Rossen, Gelandang Telstar.

Kendati mengalami banyak perombakan pilar, kekompakan antarpemain diklaim tetap terjaga dengan baik.

"Saya masih merasa sulit untuk menggambarkan tim Telstar saat ini. Namun, saya dapat memastikan bahwa suasana di dalam tim tetap positif seperti musim lalu," ujar Nils Rossen, Gelandang Telstar.

Kondisi fisiknya pun dipastikan siap sepenuhnya untuk berlaga di pekan pertama.

"Tetapi kondisi saya sudah cukup fit untuk tampil sebagai pemain mula," kata Nils Rossen, Gelandang Telstar.

Tuan rumah NEC Nijmegen sebenarnya berupaya mengejar ketertinggalan melalui tembakan Dusan Tadic serta sundulan Sami Ouaissa, namun dihalau Jeff Hardeveld. Peluang Clement Bischoff juga membentur tiang gawang, sebelum kiper Ronald Koeman jr. menggagalkan tembakan Tjaronn Chery menjelang turun minum.

Kekalahan ini terjadi meski pelatih NEC Nijmegen, Dick Schreuder, telah melakukan rotasi di lini belakang akibat krisis kebugaran usai berlaga di kualifikasi Liga Champions pekan sebelumnya.

"Kami tidak banyak melakukan perubahan menjelang pertandingan melawan Telstar, tapi beberapa penyesuaian harus dilakukan karena kekurangan pemain di pertahanan," ujar Dick Schreuder, Pelatih Kepala NEC Nijmegen.

Manajemen waktu bermain menjadi fokus utama Schreuder di tengah padatnya jadwal kompetisi domestik dan Eropa.

"Rotasi bukan hanya soal mengganti pemain, tetapi juga mengatur waktu bermain agar pemain tetap fit untuk pertandingan berikutnya," kata Dick Schreuder, Pelatih Kepala NEC Nijmegen.

Ia menilai strategi pengelolaan kedalaman skuad ini sudah terbukti efisien pada kompetisi musim lalu.

"Rotasi adalah hal yang normal dan penting, seperti yang dilakukan tim-tim besar lainnya," ujar Dick Schreuder, Pelatih Kepala NEC Nijmegen.

Meskipun menelan kekalahan di laga pembuka, strategi rotasi dan target tim dipastikan tidak akan berubah.

"Kami realistis dan ingin memastikan performa tim tetap konsisten meski jadwal padat," kata Dick Schreuder, Pelatih Kepala NEC Nijmegen.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author