Telkom Lepas Seluruh Saham AdMedika ke Perusahaan Singapura

Share

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) resmi melepas seluruh kepemilikan sahamnya di PT Administrasi Medika (AdMedika) kepada perusahaan asal Singapura, Global Assistance & Healthcare Singapore Pte. Ltd. (Fullerton). Informasi ini dilansir dari Bloomberg Technoz.

Aksi divestasi tersebut dijalankan melalui anak usaha Telkom, PT Multimedia Nusantara (TelkomMetra). Langkah strategis ini menjadi bagian dari penataan portofolio sekaligus penguatan fokus pada bisnis inti perseroan yang efektif terlaksana pada 2 Juni 2026.

SVP Corporate Secretary TLKM, Jati Widagdo memaparkan bahwa pelepasan saham ini merupakan bagian dari transformasi perusahaan. Tujuannya adalah memperkuat fundamental bisnis dan menyederhanakan portofolio usaha di luar fokus utama.

“Untuk memperkuat fundamental bisnis dan penataan portofolio tersebut, Telkom juga melakukan streamlining untuk portfolio non-core yang saat ini dimiliki, sehingga ke depan lebih fokus, lincah dan kompetitif di kancah global,” kata Jati dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (3/6/2026).

Menurut Jati, emiten telekomunikasi pelat merah tersebut kini sedang berfokus pada empat pilar utama transformasi bisnis. Keempat pilar tersebut meliputi digital infrastructure, integrated B2C service, B2B ICT service, dan international business.

“Aksi korporasi ini dilakukan selain menyederhanakan portofolio juga mendapatkan unlock value, serta mengikuti aspirasi PT Danantara Asset Management (Persero) dalam penataan anak perusahaan (streamlining) di lingkungan BUMN," ujar Jati.

Dalam skema transaksi ini, TelkomMetra bersama PT Metra Digital Investama Ventura (MDI) menjual total 452.330 lembar saham. Jumlah tersebut merepresentasikan 100% modal yang ditempatkan dan disetor penuh pada AdMedika.

Porsi kepemilikan saham yang dialihkan mencakup 452.329 lembar saham atau sekitar 99,99% milik TelkomMetra. Sementara itu, MDI melepas satu lembar saham yang setara dengan porsi kepemilikan 0,01%.

Seluruh saham milik anak usaha Telkom tersebut kini dialihkan kepada Fullerton. Perusahaan Singapura ini bertindak sebagai pembeli terpilih atau selected purchaser dalam proses divestasi.

Melalui transaksi ini, manajemen Telkom berharap dapat mendorong transformasi grup menuju Strategic Holding. Di samping itu, langkah ini ditargetkan mampu memaksimalkan penciptaan nilai dari aset yang didivestasi.

AdMedika selama ini beroperasi di sektor layanan administrasi kesehatan dan pengelolaan manfaat kesehatan. Pengalihan kepemilikan ini menegaskan keseriusan Telkom dalam mengalokasikan sumber daya dan investasi pada sektor telekomunikasi serta layanan digital.

Jati menambahkan, manajemen TLKM memastikan bahwa pelepasan portofolio bisnis ini tidak memberikan dampak material. Aspek operasional, hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan dipastikan tetap berjalan normal.

Aksi korporasi ini dinilai akan memberikan dampak positif bagi grup dalam jangka panjang. Langkah divestasi diklaim mempercepat agenda transformasi dan optimalisasi portofolio usaha yang sedang berjalan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author