Dokter Sebut Hindari Teh Manis Belum Optimal Cegah Diabetes
Kebiasaan mengganti konsumsi teh manis menjadi teh tanpa gula untuk menghindari penyakit diabetes dinilai belum memberikan pengaruh yang optimal bagi kesehatan tubuh. Hal tersebut dipengaruhi oleh faktor eksternal lain di luar konsumsi gula harian, seperti dilansir dari Detik Food berdasarkan laporan Times of India pada Kamis (21/5/2026).
Penyakit diabetes tipe 2 kini banyak ditemukan pada usia muda meskipun mereka telah menghindari konsumsi gula tambahan. Risiko penumpukan kadar gula darah tersebut tetap muncul apabila seseorang tidak memperbaiki pola hidup secara menyeluruh.
Kondisi kurang bergerak akibat bekerja di depan komputer selama berjam-jam menjadi salah satu kebiasaan yang disoroti karena memicu hilangnya sensitivitas insulin. Selain itu, kualitas tidur yang buruk dan kebiasaan tidur larut malam memicu tubuh memproduksi hormon stres kortisol yang mengganggu kinerja insulin.
Masyarakat juga diimbau tidak mudah percaya pada label bebas gula pada produk makanan karena masih berpotensi mengandung karbohidrat tinggi dan tepung olahan. Di sisi lain, konsumsi teh hijau, teh hitam, maupun teh herbal tanpa pemanis yang diimbangi pola hidup sehat tetap menjadi pilihan terbaik karena kandungan antioksidannya membantu pengelolaan gula darah.
"sugar-free" kata Dr. Shehla Shaikh, dokter dari Saifee Hospital Mumbai, India.