Badan Usaha Milik Negara dan Swasta Menstabilkan Harga BBM

Share

Sejumlah badan usaha penyedia Bahan Bakar Minyak (BBM) milik negara dan swasta mempertahankan stabilitas harga produk mereka di stasiun pengisian bahan bakar umum menjelang Hari Raya Idul Adha pada Senin, 25 Mei 2026.

Langkah penstabilan ini diambil setelah pasar energi domestik mengalami fluktuasi sepanjang bulan akibat ketegangan global antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang sempat menyumbat jalur distribusi minyak di Selat Hormuz sejak Februari 2026.

Dilansir dari cnbcindonesia.com, manajemen PT Vivo Energy Indonesia melalui akun media sosial resminya mengonfirmasi kepastian tarif operasional yang berlaku bagi para pengendara bensin nonsubsidi.

"Update harga BBM terbaru! Saatnya isi bahan bakar dengan pilihan yang lebih smart & berkualitas di SPBU VIVO," tulis akun @spbuvivo tersebut.

Perusahaan swasta tersebut menetapkan biaya untuk varian bensin berspesifikasi RON 92 pada angka Rp12.390 per liter, sementara kategori Diesel Primus berada di nominal Rp30.890 per liter.

Di sisi lain, Shell Indonesia mengumumkan pemulihan pasokan salah satu komoditas bahan bakar yang sempat mengalami kelangkaan sejak awal tahun di wilayah Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

"Terima kasih sudah menanti. Shell V-Power Diesel mulai tersedia kembali secara bertahap di SPBU Shell," tulis Shell melalui akun Instagram resminya.

Produk kategori Shell V-Power Diesel tersebut dipasarkan kembali secara bertahap kepada masyarakat dengan patokan nilai jual sebesar Rp30.890 per liter.

Berdasarkan informasi dari kompas.com, PT Pertamina (Persero) mengonfirmasi bahwa penyesuaian tarif terakhir telah diberlakukan semenjak awal bulan untuk beberapa jenis komoditas nonsubsidi.

BBM jenis Pertamax Turbo di wilayah DKI Jakarta dipatok pada harga Rp19.900 per liter, Dexlite senilai Rp26.000 per liter, dan Pertamina Dex seharga Rp27.900 per liter, sedangkan kategori bersubsidi seperti Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.

Pergerakan harga yang bervariasi ini juga diikuti oleh pihak BP-AKR melalui penurunan harga pada BP Ultimate Diesel sebesar Rp1.000 menjadi Rp29.890 per liter, sementara varian BP 92 dan BP Ultimate masing-masing bertahan stabil pada angka Rp12.390 dan Rp12.930 per liter.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author