SBS Raih Rekor Penonton Piala Dunia FIFA 2026
Lembaga penyiaran publik Australia SBS mencatatkan lonjakan pemirsa yang luar biasa dengan menjaring lebih dari 17 juta penonton selama menayangkan 100 pertandingan pertama Piala Dunia FIFA 2026 hingga pertengahan Juli 2026. Kesuksesan luar biasa dari penayangan turnamen sepak bola akbar yang diperluas menjadi 48 tim ini berpotensi mempersulit langkah stasiun televisi tersebut dalam mempertahankan hak siar penuh secara gratis pada masa mendatang. Direktur Olahraga SBS Ken Shipp memaparkan pandangannya mengenai peluang mempertahankan hak siar turnamen edisi berikutnya yang akan diselenggarakan pada tahun 2030 di tiga benua.
"The short answer is yes," ujar Ken Shipp, Direktur Olahraga SBS.
Shipp menilai reputasi panjang stasiun televisinya selama empat dekade terakhir serta penyediaan platform gratis menjadi modal kuat yang sangat dihargai oleh federasi sepak bola dunia. "SBS has a very strong relationship with FIFA, and I think we’ve proven over a 40-year period that we love the game, we give the game more love than anybody else, we have credibility in that space and we provide a free-to-air platform, which is very rare these days," kata Ken Shipp, Direktur Olahraga SBS.
Meskipun demikian, Shipp mengakui bahwa pihaknya telah mulai memperhatikan agenda turnamen berikutnya walaupun fokus utama saat ini tetap tertuju pada penyelesaian kompetisi yang masih berjalan. "I can’t deny we have been looking at the next event," tutur Ken Shipp, Direktur Olahraga SBS.
Lonjakan pemirsa ini tidak hanya terjadi pada siaran langsung pertandingan utama, melainkan juga berimbas pada program berita pagi Al Jazeera English News Morning di saluran SBS yang melesat ke puncak tangga rating harian di Australia.